GROBOGAN,iNewsMuria.id - Kebakaran rumah bagian belakang yang difungsikan sebagai kandang ternak, terjadi di Desa Juworo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Selasa (28/7/2026) malam. Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Yang terbakar adalah bagian belakang rumah milik Bambang Santoso (44). Berkat kesigapan warga sekitar berhasil menyelamatkan ternak milik korban yakni sapi dan kambing dari lokasi kebakaran.
Kejadian kebakaran berawal ketika Jayem (47), istri korban, menyalakan bediang di area kandang sebelum pergi ke warung yang berada di seberang jalan. Saat kembali ke rumah, ia mendapati api telah membesar dan membakar bagian belakang bangunan.
Melihat bagian belakang dilalap api, Jayem segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan itu, warga berdatangan dan bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Di tengah kepanikan, warga yang melihat bagian belakang rumah yang difungsikan sebagai kandang, sigap mengevakuasi sapi dan kambing milik korban. Berkat kerja cepat warga, seluruh hewan ternak berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Tidak lama kemudian, petugas kepolisian dari Polsek Geyer bersama petugas pemadam kebakaran Kabupaten Grobogan yang menerima laporan sampai di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memadamkan bara api yang masih tersisa dan mencegah munculnya titik api baru.
Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Geyer AKP Daryanto menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur usai menerima laporan masyarakat.
Setelah dipastikan api benar-benar padam, personel Polsek Geyer langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari korban dan saksi-saksi, serta mendata dampak kebakaran.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, api diduga berasal dari bediang yang menyambar tumpukan kulit jagung yang digunakan sebagai pakan ternak. Material bangunan yang didominasi kayu dan bambu membuat api dengan cepat merambat ke bagian kandang," jelas AKP Daryanto.
Menanggapi insiden ini, Kapolsek Geyer mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menyalakan api di sekitar bahan-bahan yang mudah terbakar seperti jerami, klobot jagung, maupun material bangunan dari kayu.
"Pastikan sumber api benar-benar aman sebelum ditinggalkan. Kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor utama untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian harta benda maupun membahayakan keselamatan jiwa," imbaunya.
Pihak Polsek Geyer juga mengajak masyarakat untuk segera melapor kepada aparat kepolisian apabila menghadapi situasi darurat, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan risiko yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
