GROBOGAN, iNewsMuria.id - Diterjang angin kencang saat hujan deras, satu pohon Trembesi di Jl KS Tubun Alun Alun Purwodadi, Kabupaten Grobogan yang diperkirakan berusia ratusan tahun tumbang pada Sabtu (21/2/2026) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun akibat pohon tumbang depan Kantor BRI Purwodadi tersebut, Jalan KS Tubun tidak bisa dilalui. Karena pohon Trembesi berukuran besar tersebut menutupi jalan.
Petugas dari BPBD Grobogan dan pihak terkait yang mendatangi lokasi kejadian langsung berkoordinasi untuk proses evakuasi pohon tersebut.
Namun upaya tersebut akhirnya ditunda mengingat ukuran pohon yang sangat besar, sehingga dibutuhkan peralatan tambahan
Proses evakuasi pohon Trembesi yang tumbang akhirnya dilaksnakan pada Minggu (22/3/2026) melibatkan TRC BPBD Grobogan, TNI, Polri, DLH, PLN ULP Purwodadi, PMI, relawan PB. Sehingga arus lalu lintas normal kembali.
Selain pohon tumbang, bencana Hidrometeorologi juga menyebabkan banjir di pertigaan Ketapang, Kecamatan Grobogan, juga Desa Klambu dan Desa Penganten, Kecamatan Klambu dengan ketinggian air di jalan kampung 10-50 cm serta dipermukiman dengan ketinggian air 5-10 cm.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Wahju Tri Darmawanto dalam laporannya mengatakan, untuk saat ini banjir yang menggenangi jalan kampung dan permukiman sudah surut.
Dikatakan Wahju, banjir yang menggenangi Jalan Raya Purwodadi-Pati di pertigaan Ketapang, Kelurahan/Kecamatan Grobogan berasal dari wilayah hutan Kendeng utara mengalir ke wilayah Kelurahan Grobogan. Banjir juga menggenangi di lingkungan RT 02 RW08 Kelurahan Grobogan.
Banjir juga melanda Dusun Krajan, Dusun Pesantren, Dusun Kauman, Dusun Kuniran, di Desa Klambu. Banjir jug dari wilayah hutan Kendeng utara mengalir ke perkampungan, menggenangi jalan kampung dengan ketinggian 10-50cm, juga masuk ke rumah warga dengan ketinggian 5-10cm.
Banjir dari wilayah hutan Kendeng utara juga menggenangi jalan perkampungan di RT 02, RW 01 Desa Penganten dengan ketinggian 30-50cm, air juga masuk ke rumah warga dengan ketinggian 5-10cm.
"Kondisi saat ini di Desa Klambu dan Desa Penganten, serta pertigaan Ketapang, banjir sudah surut dan warga sudah membersihkan lumpur sisa banjir," ujar Kalak BPBD Grobogan.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
