Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dinkes Grobogan Imbau Warga Waspada Dehidrasi di Musim Kemarau Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Target Rampung Akhir 2026, KAI Genjot Keselamatan di 9 Perlintasan Kereta Api Termasuk di Grobogan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:10 WIB
  • author Arif Fajar
Target Rampung Akhir 2026, KAI Genjot Keselamatan di 9 Perlintasan Kereta Api Termasuk di Grobogan
PT KAI membangun pos jaga lengkap di perlintasan KA di wilayah Daop 4 Semarang.(Foto: Dok Humas Daop 4 Semarang)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang terus memperketat standar keselamatan perjalanan kereta api. Sebanyak sembilan Jalur Perlintasan Langsung (JPL) di wilayah operasionalnya saat ini tengah menjalani penataan fasilitas secara intensif.

​Proyek peningkatan keselamatan ini mencakup pembangunan pos jaga, penyiapan peralatan pendukung, hingga pelatihan petugas khusus. Seluruh rangkaian pekerjaan tersebut ditargetkan rampung dan mulai beroperasi penuh pada akhir tahun 2026.

​Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Rabu (28/10/2026), menjelaskan bahwa penanganan di setiap titik disesuaikan langsung dengan kebutuhan di lapangan. Wilayah kerja penataan ini meliputi Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, serta Kabupaten Blora.

​Dari total sembilan lokasi, tiga di antaranya berada di wilayah Kabupaten Grobogan, sementara enam lainnya tersebar di daerah tetangga. Untuk ​wilayah Kabupaten Grobogan (3 Titik) berada di;

​JPL 57 (KM 40+133, petak jalan Gubug–Karangjati) | Lebar: 6,6 meter

​JPL 73 (KM 53+155, petak jalan Sedadi–Ngrombo) | Lebar: 6,6 meter

​JPL 106 (KM 65+240, petak jalan Karangsono–Gundih) | Lebar: 4,5 meter

​Wilayah Kota Semarang, Demak, & Blora (6 Titik) yakni di: 

​JPL 10 (KM 8+70, petak Jerakah–Mangkang, Kota Semarang) | Lebar: 5,4 meter

​JPL 4 (KM 2+609, petak Semarang Tawang–Alastua, Kota Semarang) | Lebar: 4,2 meter

​JPL 16 (KM 13+257, petak Alastua–Brumbung, Kabupaten Demak) | Lebar: 4 meter

​JPL 9 (KM 16+592, petak Brumbung–Tanggung, Kabupaten Demak) | Lebar: 3 meter

​JPL 30 (KM 20+510, petak Brumbung–Tegowanu, Kabupaten Demak) | Lebar: 5 meter

​JPL 80 (KM 50+582, petak Sulur–Doplang, Kabupaten Blora) | Lebar: 4 meter

​Guna memastikan operasional berjalan optimal, PT KAI telah menyiapkan sebanyak 36 Petugas Penjaga Jalur Perlintasan (PJL). Para petugas ini tidak langsung diturunkan, melainkan telah melalui serangkaian pembekalan ketat, pelatihan teknis, hingga proses sertifikasi kompetensi sesuai standar yang berlaku.

​Selain mempercantik dan melengkapi fasilitas fisik, PT KAI Daop 4 Semarang juga mengambil langkah tegas demi menekan angka kecelakaan. Hingga Oktober 2026, tercatat sudah ada 12 perlintasan liar yang ditutup, serta 309 kegiatan sosialisasi yang menyasar langsung masyarakat, sekolah-sekolah, dan warga di sekitar jalur rel.

Manager Humas Daop 4 Semarang ​Luqman Arif menegaskan bahwa infrastruktur yang mumpuni tidak akan berarti tanpa adanya kesadaran dan kedisiplinan dari para pengguna jalan raya.

​“Kami mengimbau masyarakat, termasuk pengguna jalan, untuk selalu mematuhi rambu dan sinyal peringatan. Berhenti ketika diwajibkan dan dahulukan perjalanan kereta api. Jangan pernah menerobos perlintasan demi keselamatan bersama,” tegas Luqman.

​Dikatakan Luqman Arif, untuk mewujudkan keselamatan ini, KAI Daop 4 Semarang terus berkolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah setempat, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut