Serunya Penjelajahan Jambore Ranting Pulokulon, Ada Halang Rintang Hingga Keliling Hutan
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Pemandangan penuh semangat dan kebersamaan terlihat di Bumi Perkemahan Sendang Coyo, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.
Sebanyak 83 regu Pramuka Penggalang dari Gugus Depan pangkalan SD/MI dan SMP/MTs di lingkungan Kwartir Ranting (Kwarran) Pulokulon ambil bagian dalam kegiatan Jambore Ranting (Jamran) XVII Tahun 2026.
Kegiatan akbar ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 13–15 Agustus 2026. Perkemahan dibuka Camat Pulokulon selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka (Kamabiran) Pulokulon, Kak Sudarmoyo.
Ketua Kwartir Ranting Pulokulon, Kak Arif Adiwibowo, menyampaikan bahwa Jambore Ranting kali ini mengusung tema "Kolaborasi untuk Membangun Negeri" dengan motto "Satyaku kudharmakan, Dharmaku kubaktikan".
Ajang perkemahan ini dirancang sebagai wadah strategis dalam pengembangan diri peserta didik. "Kegiatan ini dititikberatkan pada pembinaan mental, spiritual, fisik, intelektual, hingga sosial, baik sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat," ujar Kak Arif Adiwibowo.
Selaras dengan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara beregu di alam terbuka dengan suasana yang menarik serta menantang.
Salah satu agenda yang paling dinantikan dan menjadi sorotan utama dalam kegiatan Jambore Ranting (Jamran) XVII Tahun 2026 adalah penjelajahan dan halang rintang.
Para peserta Jambore Ranting diuji ketahanan fisik dan kecakapan mentalnya melalui rute penjelajahan di tengah kawasan hutan.
Dalam perjalanan tersebut, peserta harus melalui serangkaian pos kecakapan dan keterampilan, yang meliputi, semaphore dan morse, menaksir tinggi, peta panorama, pertolongan pertama dam pengetahuan umum kepramukaan
Selain penjelajahan dan halang rintang, Jamran XVII Pulokulon juga dimeriahkan dengan berbagai agenda pendukung yang mengasah kreativitas dan keterampilan peserta.
Di antaranya, kegiatan seni budaya, kehumasan, pioneering (teknik kepramukaan pembuatan bangunan darurat), kebersihan, keindahan, dan ketertiban (K3) Perkemahan
Melalui beragam kegiatan, para peserta diharapkan mampu merasakan, mempelajari, serta mendalami nilai-nilai Dasa Darma secara langsung di lapangan sebagai bekal pembentukan karakter bangsa sejak dini.
Editor : Arif F