Dapur Rumah Warga di Grobogan Nyaris Ludes Terbakar, Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Kebakaran melanda bagian dapur rumah milik Sujarwo (43), warga Desa Plosorejo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, pada Selasa (21/7/2026) malam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kebakaran pertama kali diketahui saat Sujarwo dan anaknya berada di dalam rumah mendengar suara seperti percikan api dari arah dapur. Saat dicek, api ternyata sudah membakar tirai penutup pintu kamar mandi dan mulai merambat ke rangka atap dapur yang terbuat dari kayu.
Mengetahui dapur rumahnya terbakar, korban dan anaknya langsung keluar rumah dan berteriak kebakaran. Warga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan ke lokasi kejadian.
Mereka kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sehingga api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bagian rumah lainnya.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tawangharjo, Polres Grobogan.
Petugas yang menerima laporan lalu bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan menyeluruh, petugas menemukan kabel listrik yang terbakar dan diduga tidak sesuai SNI. Selain itu, masih terdapat beberapa stop kontak yang teraliri listrik di sekitar lokasi, sehingga kebakaran diduga akibat konsleting listrik.
Akibat kejadian ini, sejumlah bagian bangunan dan barang di dapur mengalami kerusakan. Yakni tirai penutup pintu kamar mandi, rangka atap kayu, satu unit kompor gas yang turut terdampak kobaran api.
Kapolsek Tawangharjo, AKP Sartono, mengonfirmasi bahwa jajarannya langsung mengambil langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur setibanya di lokasi kejadian.
"Setelah menerima laporan, anggota segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik," ujar AKP Sartono.
Lebih lanjut, AKP Sartono mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Ia menyarankan agar warga rutin memeriksa kabel maupun peralatan elektronik secara berkala.
"Gunakan instalasi listrik yang sesuai standar, hindari penggunaan kabel yang sudah rusak maupun tidak memenuhi spesifikasi keamanan, serta jangan membebani stop kontak secara berlebihan," imbau AKP Sartono.
Polsek Tawangharjo terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik rumah tangga.
Editor : Arif F