get app
inews
Aa Text
Read Next : Jebol Dinding Minimarket, Maling Bawa Kabur Rokok dan Uang Jutaan Rupiah

BPOM Resmi Hadir di Grobogan, Upaya Akselerasi UMKM Naik Kelas dan Jamin Keamanan Pangan

Selasa, 14 April 2026 | 17:29 WIB
header img
Anggota DPR RI Komisi IX Edy Wuryanto saat menyampaikan kehadiran UPT BPOM di Grobogan, Selasa (14/4/2026).(Arif Fajar)

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Langkah besar diambil pemerintah dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan di tingkat daerah. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kini resmi memiliki unit pelaksana teknis (UPT) di Kabupaten Grobogan.

Kehadiran kantor perwakilan BPOM ini diproyeksikan menjadi ujung tombak pelayanan perizinan sekaligus pengawasan produk yang beredar di wilayah Grobogan dan sekitarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa keberadaan BPOM di tingkat kabupaten merupakan solusi konkret untuk memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Selama ini, menurut Edt Wuryanto, kendala legalitas seringkali menjadi penghambat produk lokal dari UMKM untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

“Ini untuk mempercepat UMKM naik kelas,” ujar Edy saat menghadiri agenda bersama Asosiasi Pedagang Mie Ayam dan Bakso (APMISO) di BLK Grobogan, Selasa (14/4/2026).


Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di Grobogan di Jl Jend Sudirman, Purwodadi..(Ist)

 

Dengan adanya kantor perwakilan ini, pelaku usaha tidak lagi harus menempuh jarak jauh ke ibu kota provinsi untuk mengurus izin edar, sehingga proses standardisasi produk menjadi lebih efisien.

Menariknya, UPT BPOM di Grobogan ini memiliki jangkauan layanan yang cukup luas. Tidak hanya melayani di kabupaten tersebut, kantor ini juga menjadi pusat pengawasan bagi beberapa kabupaten tetangga di Jateng bagian timur dan utara.

Beberapa wilayah yang masuk dalam cakupan layanan UPT BPOM di Grobogan meliputi Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Kudus.

“Ini untuk melayani wilayah Grobogan, Blora, Rembang, Pati, dan Kudus, jadi tidak semua wilayah Jawa Tengah tercover,” jelas Edy lebih lanjut.

Selain urusan izin edar, BPOM Grobogan mengemban misi vital dalam memastikan kualitas konsumsi masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah melakukan monitoring ketat terhadap program pemenuhan gizi.

Edy menyebutkan bahwa BPOM memiliki mandat khusus untuk melakukan pengecekan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap masakan dan bahan pangan yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi standar kelayakan dan kesehatan.

Kehadiran BPOM di Grobogan diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat. Di satu sisi, konsumen terlindungi dan di sisi lain, pelaku usaha lokal mendapatkan kemudahan dalam melegalkan usahanya agar lebih berdaya saing di kancah nasional.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut