Gempa Dirasakan di Semarang, KAI Daop 4 Sempat Hentikan 14 Perjalanan KA demi Keselamatan
SEMARANG,iNewsMuria.id – PT Kereta Api Indonesia merespons cepat adanya peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah Semarang dan sekitarnya pada Jumat (6/2/2026) dini hari.
PT KAI Daop 4 Semarang pun sempat menghentikan 14 perjalanan kereta api di wilayah terdampak guna menjamin keselamatan operasional dan penumpang.
Untuk diketahui gempa di Pacitan, Jawa Timur sempat dirasakan di wilayah Semarang sekira pukul 01.09 WIB. PT KAI Daop 4 Semarang segera merespons dengan pemberlakuan status Berhenti Luar Biasa (BLB) bagi kereta yang sedang melintas.
Langkah ini diambil sesuai prosedur standar keselamatan untuk mengantisipasi adanya kerusakan pada sarana maupun prasarana perkeretaapian.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, dalam keterangannya menyatakan bahwa koordinasi dengan unit lapangan segera dilakukan sesaat adanya gempa.
“Seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk menunggu laporan dari petugas mengenai kondisi prasarana,” ujar Luqman.
Pengecekan intensif terhadap jalur rel, jembatan dan fasilitas perkereta apian dilakukan oleh petugas. Guna kepentingan tersebut tercatat sebanyak 14 rangkaian kereta api harus berhenti.
Adapun kereta api yang harus berhenti ketika terjadi getaran gempa meliputi, 10 Kereta Api Penumpang dan 4 Kereta Api Barang.
Setelah dilakukan penyisiran oleh petugas di lapangan, kondisi prasarana dipastikan tidak mengalami kerusakan akibat gempa. Pada pukul 02.16 WIB, jalur dinyatakan aman dan layak untuk dilalui kembali.
"Keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang merupakan prioritas utama kami. Setiap potensi risiko harus dipastikan aman terlebih dahulu sebelum operasional kembali dijalankan," tegas Luqman.
Pihak KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang terjadi akibat pengecekan darurat ini demi menjaga keselamatan saat terjadinya gempa.
KAI berkomitmen untuk terus memantau kondisi lapangan demi menghadirkan layanan transportasi yang aman dan andal bagi seluruh pelanggan.
Editor : Arif F