Senggol Kabel Listrik Saat Betulkan Kanopi Tempat Kos, Pria di Grobogan Luka Bakar
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Niatnya membenarkan kanopi di lantai dua tempat kos yang rusak saat gerimis, Kasmijan (63) tak sengaja tangannya menyenggol kabel listrik bertegangan tinggi di dekatnya.
Akibatnya korban yang merupakan warga Dusun Sarip, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah, terjatuh dari tangga dan menimbulkan suara letusan, Senin (2/2/2026) sore.
Kejadian orang tersetrum aliran listrik menurut Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto bermula ketika, korban diminta membetulkan tempat kos Royal Queen Jl Mangga Raya lingkungan Sambak, Kelurahan Danyang, Purwodadi, Grobogan.
Saat itu korban bermaksud memperbaiki atap kanopi tempat kos dengan menaiki tangga alumunium bersama saksi Gunawan (61). Saat korban di atas dan Gunawan memegangi tangga tiba-tiba terdengar suara letusan.
Dia menuturkan, terdengar teriakan korban yang kemudian jatuh ke lantai. Korban diduga tidak sengaja menyenggol kabel aliran listrik tegangan tinggi yang berada dekat kanopi.
Kontan saksi Gunawan berteriak meminta tolong kepada Budiono (57) yang tengah memotong besi di dekat lokasi yang segera mendatangi lokasi bersama Kusdi (50).
Oleh ketiganya kemudian korban ditolong dibawa turun dalam kondisi luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Dengan menggunakan mobil, korban kemudian dibawa ke RS Yakkum Purwodadi.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Purwodadi. Setelah menerima laporan, petugas piket SPKT, piket Reskrim Polsek Purwodadi mendatangi lokasi kejadian.
Menurut Kapolsek Purwodadi, jarak antara kabel listrik tegangan tinggi dengan ujung kanopi hanya sekira 50 cm. Sehingga diduga korban kurang hati-hati dan terkena kabel saat perbaiki kanopi.
"Korban mengalami luka bakar di kedua tangan, di kedua kaki dan wajahnya. Korban masih dalam perawatan karena luka bakar sekitar 37-40 persen," ujar AKP Siswanto.
Atas kejadian tersebut polisi mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati saat berkegiatan yang berada di dekat kabel aliran listrik tegangan tinggi agar tidak terulang kejadian serupa.
Editor : Arif F