get app
inews
Aa Text
Read Next : Waduh! Pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Desa Kedungrejo Purwodadi Mendapat Penolakan

Hilang Dua Hari, Pria Lansia di Penawangan Ditemukan Meninggal Tenggelam di Saluran Irigasi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 21:15 WIB
header img
Polisi dan petugas PMI Grobogan mengevakuasi jenazah pria lansia yang tenggelam di saluran irigasi, Desa Kluwan, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Sabtu (24/1/2026). (dok.PMI Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Menghilang sejak Jumat (23/1/2026), seorang pria berusia 70 tahun ditemukan meninggal tenggelam di saluran irigasi masuk Desa Kluwan, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Sabtu (24/1/2026).

Korban diketahui bernama Saman, Warga Dusun Dukoh Lor, Desa Toko, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ditemukan warga sekira pukul 13.15 WIB.

"Korban keluar rumah tanpa pamit sejak Jumat, kemudian dilaporkan ke Polsek Penawangan pada Sabtu pagi," jelas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo.

Keluarga sempat mencari pada hari Jumat sejak korban tidak kembali ke rumah. Bahkan pada Sabtu pukul 11.30 WIB, pihak keluarga sempat menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk ikut membantu mencari korban.

Hingga akhirnya, saksi Agus Purwanto (50) yang kebetulan melintas di dekat saluran irigasi masuk Desa Kluwan tersebut melihat ada orang tenggelam. Kontan saksi memberitahu warga atas temuannya itu.

Saksi selanjutnya bersama warga Desa Kluwan, Kuntono (45) dan anggota Bhabinkamtibmas Desa Kluwan, Joko Ismulyanto (44) mengecek keberadaan korban di saluran irigasi

Setelah dipastikan korban sudah meninggal warga selanjutnya melaporkan ke Polsek Penawangan. Sedangkan Saksi Agus Purwanto, Kuntono dan anggota Bhabinkamtibmas mengevakuasi jenazah korban.

Kemudian dengan menggunakan ambulans PMI Grobogan, jenazah korban dibawa ke rumah duka. Anggota Polsek Penawangan, Tim Inafis Polres Grobogan dan petugas Puskesmas Penawangan 1 memeriksa korban.

Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, penyebab meninggalnya akibat tenggelam. Keluarga menerimakan kejadian itu dan menolak dilakukan autopsi.

Menurut Kapolsek Penawangan, AKP Sutarjo, korban diduga hendak mencuci kaki namun terpeleset ke dalam saluran irigasi dan terseret arus hingga ditemukan 800 meter dari lokasi awal tenggelam.

"Jarak saluran irigasi dari rumah korban sekira 20 meter. Selanjutnya jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," tambah Kapolsek Penawangan.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut