get app
inews
Aa Text
Read Next : Terkendala Akurasi Data, Sejumlah Warga Kurang Mampu di Kuripan Purwodadi Tak Terima BLT Kesra

Waduh! Ratusan Siswa SD, SMP Hingga SMK di Kecamatan Gubug Diduga Keracunan MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:11 WIB
header img
Ilustrasi, ratusan siswa di Kecamatan Gubug, Grobogan diduga keracunan setelah mengkonsumsi MBG. (Ist/Jateng,iNews.id)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Ratusan siswa di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengalami sakit diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka santap pada Jumat (9/1/2025).

Para siswa yang berasal dari SD, SMP dan Ponpes di Kecamatan Gubug, pada Sabtu (10/1/2025) telah mendapat perawatan di Puskesmas Gubug 1 dan Puskesmas Gubug 2.

Camat Gubug Bambang Supriyadi menyampaikan hal tersebut setelah menerima informasi dari Kepala Puskesmas Gubug 1, Puskesmas Gubug 2 dan UPTD korwil pendidikan.

"Tak hanya siswa yang mengalami sakit diduga akibat MBG namun ada juga guru dan wali murid yang diduga ikut keracunan," jelas Camat Gubug Bambang, Sabtu (10/1/2026).

Mereka yang mengalami sakit diduga akibat MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya mencapai 452 siswa, lanjut Camat Gubug, berasal dari SD Trisari, SD Glapan, SD Penadaran, SMP dan SMK Miftahul Huda Ngroto.

Mendasarkan pada laporan dari UPTD korwil pendidikan, lanjut Camat Gubug, ada ratusan siswa dan sejumlah guru  yang tidak masuk karena sakit pada hari Sabtu,10 Januari 2025. 

Rinciannya di SD 2 Trisari ada 24 siswa, SD 1 Trisari (30 siswa), SD Glapan (13 siswa), SD1 penadaran (57 siswa), SD 3 penadaran (Siswa 40), SD 2 Penadaran (28 siswa izin).

Selain siswa dari sejumlah SD tersebut yang mengalami sakit setelah mengkonsumsi MBG, ada juga guru. Yakni di SD 1 Trisari ada 3 guru, SD Glapan 1 guru, SD 1 Penadaran 3 guru dan wali murid 3 orang, serta SD 3 Penadaran 3 guru dan SD 2 Penadaran 4 guru.

Sedangkan berdasar laporan dari Puskesmas Gubug 2, di SMK Miftahul Huda siswa yang diduga keracunan akibat MBG, siswa Putri 35, siswa Putra 17. Di SMP Miftahul Huda, Putra 116, Putri 92.

"Penyebabnya diduga Keracunan MBG yang diberikan pada Jumat, 9 Januari 2025 dari SPPG Kuwaron," kata Camat Gubug Bambang Supriyadi.

Saat ini koordinasi menurutnya terus dilakukan dengan Puskesmas Gubug 1 dan Puskesmas Gubug 2 serta Korwil Pendidikan Gubug untuk langkah selanjutnya.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut