Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kelakar PDIP Soal Jokowi Pamer KTA PSI, Jubir: Diminta Nunjukin Ijazah S1 UGM Kok Malah KTA!
Advertisement . Scroll to see content

Naiknya Kebutuhan Pokok, Jokowi Sentil Menteri Beri Penjelasan ke Masyarakat: Jangan Cuma Diam!

Rabu, 06 April 2022 | 13:38 WIB
  • author Riezky Maulana
Naiknya Kebutuhan Pokok, Jokowi Sentil Menteri Beri Penjelasan ke Masyarakat: Jangan Cuma Diam!
Presiden Joko Widodo menyentil menteri atas naiknya kebutuhan pokok. (foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Sebagai suatu hal untuk menunjukkan pejabat negara peduli terhadap kesulitan yang dirasakan masyarakat, Presiden Republik  Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meminta menteri terkait untuk memberikan penjelasan ke masyarakat mengenai kenaikan harga komoditas yang kini menjadi polemik masyarakat.

Pesan itu disampaikan Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).

Presiden pun menyinggung polemik minyak goreng yang menurutnya hinga sampai saat ini tidak ada penjelasan dari menteri terkait selama empat bulan.

"Jangan sampai kita ini seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat tidak melakukan apa-apa. Tidak ada statement, tidak ada komunikasi, harga minyak goreng sudah 4 bulan, tidak ada penjelasan apa-apa, kenapa ini terjadi," ucap Presiden. 

Tak hanya tentang minyak goreng, mantan Walikota Solo itu juga menyentil mengapa para menterinya tak ada penjelasan terkait harga Pertamax yang naik. Dia menegaskan, para menteri haruslah memiliki empati atas kesulitan yang dihadapi masyarakat. 

"Pertamax, menteri juga tidak memberikan penjelasan apa-apa mengenai ini, hati-hati. Kenapa Pertamax, diceritain dong kepada rakyat ada empati kita gitu lho," ucapnya. 

"Tidak ada yang berkaitan dengan energi, itu tidak ada. Itu lah yang namanya memiliki sense of crisis tinggi," ujarnya.

Editor: Achmad Fakhrudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut