Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Korsleting Listrik, 2 Rumah di Kedungjati Grobogan Ludes Terbakar dan 1 Rusak, Kerugian 300 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Inovasi Pertanian Siap Genjot Produktivitas Petani Indonesia, Mulai Padi Ningrat Hingga Drone

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 06:21 WIB
  • author Fitri Mulia
Inovasi Pertanian Siap Genjot Produktivitas Petani Indonesia, Mulai Padi Ningrat Hingga Drone
Modernisasi pertanian, petani diperkenalkan tiga inovasi untuk mendorong produktivitas.

JAKARTA, iNewsMuria - Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, para petani di Tanah Air mulai diperkenalkan tiga inovasi baru untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian padi di Indonesia. Tiga terobosan ini diharapkan dapat membawa perubahan ke arah kemajuan bagi sektor pertanian tanah air.

Inovasi pertama adalah Buku Panduan Budidaya Padi yang disusun bersama akademisi, penyuluh, dan seribu petani. Buku dengan format praktis ini dibagikan secara gratis baik dalam bentuk cetak maupun digital untuk memudahkan penerapan di lapangan.

Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto, mengungkapkan inovasi kedua berupa Drone Learning Center yang berpusat di Karawang. "Pusat pelatihan ini dilengkapi 15 unit drone untuk edukasi guna memaksimalkan pertanian presisi bagi petani, akademisi, dan komunitas," ungkap Eryanto, pada peluncuran Buku Panduan Budidaya Padi dan peresmian Drone Learning Center, Rabu (27/8/2025).

Eryanto meyakini teknologi drone mampu meningkatkan efisiensi pemupukan dan penyemprotan secara signifikan. "Teknologi ini berpotensi meningkatkan produktivitas sebesar 5-10% dan diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian," tambahnya.

Inovasi ketiga yang tak kalah revolusioner adalah Benih Padi Ningrat, sebuah varietas hibrida berproduktivitas sangat tinggi. Hasil uji coba menunjukkan benih ini mampu menghasilkan hingga 12 ton per hektare, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 5-6 ton per hektare.

"Dengan benih Ningrat ini, kami berharap petani bisa mendapatkan hasil panen yang lebih optimal dan konsisten," tutur Eryanto. Ia menegaskan ketiga inisiatif ini merupakan wujud nyata dari visi 'Petani Maju' untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Syngenta juga tengah mengembangkan teknologi hayati dan biostimulan untuk membantu tanaman beradaptasi dengan perubahan iklim. "Kami berkomitmen mendukung transformasi pertanian Indonesia menuju era yang lebih modern, kompetitif, dan ramah lingkungan," pungkas Eryanto.

Kehadiran tiga inovasi ini menandai babak baru transformasi pertanian Indonesia yang mengedepankan presisi, produktivitas, dan keberlanjutan. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengerek produktivitas nasional sekaligus memastikan ketahanan pangan Indonesia di masa depan.

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut