GROBOGAN,iNewsMuria.id - Warga Dusun Kemiri, Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan merasakan kekeringan dan kesulitan air bersih saat kemarau, sejak Juli 2026.
Bahkan sumur-sumur warga yang ada sebagian besar telah mengering. Jika pun ada airnya itupun hanya sekira dua hingga tiga ember dengan warna kekuningan dan terasa asin.
“Sudah kesulitan air bersih sejak Juli 2026. Iya sumur warga sudah pada kering, jika masih ada airnya paling dua sampai tiga ember itupun asin dan berwarna kekuningan,” jelas Pujiyono dan Supriyanto.
Kedua warga Dusun Kemiri, Desa Depok tersebut mengaku, jika ada uang lebih bisa membeli air satu tangki. Kemudian dimasukan ke sumur yang ada di rumah.
“Sekali beli itu harganya Rp100.000, bisa buat memenuhi kebutuhan harian selama dua hingga tiga minggu,” jelas Pujiono, Selasa (22/9/2026).
Selebihnya mereka mengandalkan bantuan air bersih dari sejumlah pihak. Seperti dari BPBD Grobogan, PMI Grobogan dan para donatur serta pihak yang peduli kekeringan.
Anggota Propam membantu warga mengambil air bantuan Bidpropam Polda Jateng di Desa Depok, Kecamatan Toroh, Grobogan, Selasa (22/9/2026).(Foto: Arif Fajar)
Seperti pada hari itu, warga antusias dan senang karena ada bantuan air bersih dari Bidpropam Polda Jateng. Ada lima tangki dengan masing-masing berisi 5.000 liter air sehingga total 25.000 liter disalurkan ke warga.
Warga tiga RT di Dusun Kemiri, Desa Depok sudah menyiapkan bak penampungan menggunakan terpal di pinggir rel kereta api. Mereka menunggu kedatangan tangki air sejak pagi.
Berbagai benda untuk menampung air bersih mulai ember, galon air, hingga drum plastik sudah disiapkan berjejer di pinggir bak penampungan dadakan tersebut.
Sehingga begitu air dimasukan ke bak dan cukup untuk diambil, dengan aba-aba salah seorang warga, mereka langsung mengambil air dibantu anggota Propam dari Polda Jateng dan Polres Grobogan.
Satu persatu tempat air penuh diisi, mereka kemudian membawanya ke rumah. Bahkan beberapa lansia dibantu anggota Propam membawa air bantuan ke rumahnya.
Kedatangan bantuan air bersih dari Bidpropam Polda Jateng tersebut dipimpin AKP Syam Kurniawan, Plt Kaurprodok Subbidpaminal Bidpropam Pola Jateng.
“Bakti sosial penyaluran air bersih kepada masyarakat di Dusun Kemiri, Desa Depok, ini sebagai wujud rasa syukur kami memperingati hari jadi Propam tahun 2026,” kata AKP Syam.
Bantuan air bersih ini, lanjutnya, karena saat ini sebagian masyarakat di Jawa Tengah sedang terkendala air bersih. Pihaknya berharap bantuan tersebut bisa memberikan manfaat bagi warga.
“Sampai saat ini bakti sosial penyaluran air bersih sebagai rangkaian HUT ke 24 Propam sudah menjangkau 11 Kabupaten di Jawa Tengah termasuk di Grobogan,” jelas AKP Syam.
Dalam keterangannya Kabid Propam Polda Jateng Kombes Pol Saiful Anwar mengatakan jumlah bantuan air bersih disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Seperti di Kabupaten Pekalongan sebanyak 18.000 liter, di Kabupaten Semarang 24.000 liter, di Kabupaten Temanggung 35.000 liter, dan di Kabupaten Cilacap sebanyak 35.000 liter.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
