Di Brebes, Satu Desa Satu JULEHA, Siapa Dia ?

Langgeng Widodo
Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Juru Sembelih Halal di Brebes, Senin (18/05/2026). Foto : Dokumentasi Bank Indonesia Tegal.

BREBES,iNewsMuria.id--Profesi Juru Sembelih Halal (JULEHA) bukan sekadar pekerjaan teknis biasa, melainkan garda terdepan dalam ekosistem halal nasional. 

Penyembelihan adalah titik krusial dalam rantai produksi halal, di mana kesalahan kecil dapat menyebabkan produk menjadi tidak halal. Profesi ini menuntut kompetensi tinggi, tidak hanya pemahaman syariat tetapi juga teknis pemotongan yang higienis dan kesejahteraan hewan (animal welfare).

Sebab, kehalalan produk daging tidak hanya ditentukan dari bahannya, tetapi dari cara penyembelihannya. JULEHA memastikan produk sembelihan memenuhi prinsip syariat, teknis, dan higienis sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Nah, berangkat dari situ, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal berkolaborasi dengan Pemkab Brebes, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta DPD JULEHA se-eks Karesidenan Pekalongan,  menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Juru Sembelih Halal.

Pelatihan dengan tema “Upaya Penguatan Ekosistem Rantai Nilai Halal (Halal Value Chain) dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah” yang dilaksanakan, 18-20 Mei 2026, diikuti 40 peserta perwakilan dari masing masing kabupaten/kota di eks Karesidenan Pekalongan.

"Bank Indonesia turut berperan aktif dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi BNSP bagi JULEHA, mengingat ekonomi syariah merupakan salah satu pilar baru sumber pertumbuhan ekonomi nasional, dan Bank Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala dalam siaran pers.

"Pelatihan dan sertifikasi kompetensi BNSP bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme agar sesuai SKKNI. Dengan sertifikasi kompetensi dari BNSP, JULEHA akan memiliki keahlian yang diakui secara resmi dan profesional. Ini merupakan wujud tanggung jawab kita terhadap kehalalan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat, serta sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundangan."

Kabupaten Brebes menjadi tempat pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi kompetensi BNSP JULEHA dengan pertimbangan telah menjadi salah satu pelopor di Jawa Tengah bahkan di Indonesia dalam memperkuat ekosistem pangan halal, melalui inovasi SADESA JULEHA (Satu Desa Satu Juru Sembelih Halal),

Di samping itu juga memiliki kerja sama yang baik dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk mencetak JULEHA yang profesional dan diakui secara nasional.

Melalui inovasi SADESA JULEHA, Pemkab Brebes memastikan setiap desa/kelurahan memiliki satu JULEHA bersertifikat kompetensi BNSP untuk menjamin kehalalan daging yang dikonsumsi.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network