GROBOGAN,iNewsMuria.id - Kwartir Cabang (Kwarcab) Grobogan terus berkomitmen menyiapkan generasi pemimpin berkualitas di masa mendatang. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan penyelesaian Syarat Pramuka Garuda (SPG) yang digelar di berbagai Kwartir Ranting (Kwarran).
Sanggar Bakti Kwarran Grobogan menjadi pusat pelaksanaan uji kecakapan tertinggi dalam Gerakan Pramuka ini. Pesertanya, berdasar data Selasa (5/5/2026) dari Kwarran Grobogan, Brati, Klambu, dan Pulokulon.
Sekretaris Kwarcab Grobogan, Kak Suyitno, menegaskan bahwa pencapaian predikat Pramuka Garuda, baik untuk golongan Siaga, Penggalang, maupun Penegak, bukanlah hasil instan.
"Ini adalah sebuah proses yang sangat panjang, bukan tiba-tiba. Dimulai dari latihan rutin di Gugus Depan, penyelesaian Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dengan pendampingan Pembina," ujar Kak Suyitno.
Seluruh proses lanjutnya, mengacu pada Keputusan Kwartir Nasional Nomor 038 Tahun 2017. Selain aspek teknis kepramukaan, para peserta diuji secara komprehensif.
Materinya meliputi kepribadian dan karakter. Penilaian tingkah laku sehari-hari, juga keterampilan praktis meilputi uji praktik langsung di lapangan.
Termasuk pendalaman mental dan visi peserta. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi sebagai bekal pemimpin masa depan. Kegiatan ini diikuti oleh 83 peserta.
Mereka terdiri dari Pramuka Siaga 31 orang, Pramuka Penggalang 40 orang, Pramuka Penegak 12 Orang.
Ketua Kwarran Grobogan Kak Sriyono, berpesan bagi para calon Pramuka Garuda. Bahwa, ujian ini adalah momentum pembuktian diri sebagai simbol keteladanan yang kuat.
"Pramuka Garuda bukan hanya soal cakap dan terampil, tetapi tentang memiliki karakter yang kuat. Setelah dilantik nanti, jangan berhenti. Tetaplah belajar, berlatih, dan senantiasa mengamalkan Satya serta Darma Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat," pesan Kak Sriyono.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
