Bantu Akses Warga, Dandim Grobogan dan Pemkab Cek Lokasi Pembangunan Jembatan Garuda di 2 Desa

Arif Fajar
Pengecekan lokasi jembatan Garuda oleh Kodim 0717 Grobogan dan Pemkab di Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.(Foto: Dok.Pendim 0717 Grobogan).

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Tim Kodim 0717 Grobogan dan Pemkab melakukan pengecekan lokasi rencana pembangunan jembatan Garuda di Desa Cingkrong dan Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi.

Pengecekan lokasi dipimpin Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanti diikuti dari Dinas PUPR, BPBD Grobogan, Kades di lokasi rencana pembangunan jembatan dan Babinsa.

Tim melihat langsung kesiapan lokasi, termasuk melakukan pengukuran lebar Sungai Serang di Desa Cingkrong dan Sungai Lusi di Desa Kedungrejo.

Pertimbangan dibangunnya jembatan, karena selama ini ketika warga Desa Cingkrong hendak ke Dusun Karangpain, Kecamatan Penawangan atau sebaliknya mereka memanfaatkan jasa perahu.

Namun kendala muncul ketika debit Sungai Serang tinggi, maka penyeberangan perahu sangat berisiko, sehingga warga harus memutar sejauh kurang lebih 8 kilometer.


Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto mengecek kondisi sungai yang akan dilewati jembatan Garuda.(dok.Pendim 0717 Grobogan)

 

Sedangkan di Desa Kedungrejo selama ini aktivitas warga terhalang Sungai Lusi. Jika ingin keluar warga harus memutar ke Desa Rejosari ke Purwodadi dan sekitarnya.

Rencana pembangunan jembatan untuk Desa Cingkrong, panjang kurang lebih 85 meter dengan anggaran Rp521.340.000 menghubungkan Dusun Cingkrong-Dusun Karangpaing (Kecamatan Penawangan).

Sedangkan untuk jembatan Garuda di Desa Kedungrejo, nantinya akan dibangun dengan panjang sekira 100 meter , anggaran Rp666.533.000 menghubungkan Dusun Kedungjago – Dusun Geneng.

Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan tahap krusial untuk memastikan tidak ada kendala teknis saat pembangunan dimulai.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan benar-benar siap sehingga nantinya pembangunan jembatan gantung bisa berjalan lancar dan tepat sasaran,” kata Dandim.

Pembangunan jembatan gantung Garuda tersebut, lanjut Dandim, diharapkan mampu mempercepat mobilitas sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Sementara Kepala Desa Cingkrong, Jasmi, menyambut baik rencana pembangunan jembatan yang kerap disebut "Jembatan Garuda" tersebut di desanya. 

"Kalau lewat darat harus memutar sekitar delapan kilometer lebih. Dengan adanya jembatan ini, akses menuju Kecamatan Penawangan maupun Kota Purwodadi akan jauh lebih singkat," ujarnya.

Mengenai nasib pelaku usaha penyeberangan perahu yang selama ini menjadi tumpuan warga, Jasmi memastikan bahwa aktivitas tersebut tidak akan hilang.

"Perahu tetap ada, hanya saja titik penyeberangannya digeser ke lokasi penyeberangan lama. Pembangunan jembatan melengkapi kebutuhan warga yang aktivitasnya padat di jalur ini," tambah Jasmi.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network