GROBOGAN,iNewsMuria.id – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Desa Ngombak dan Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Penantian panjang mereka selama puluhan tahun untuk memiliki akses penyeberangan yang memadai kini terwujud. Setelah Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Tuntang diresmikan.
Peresmian jembatan gantung ini dilakukan langsung oleh Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat. Disaksikan PJU Kodam IV Diponegoro, Danrem 073 Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael dan Bupati Grobogan Setyo Hadi serta Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto.
Kehadiran jembatan perintis Garuda ini menjadi titik balik bagi roda ekonomi dan sosial warga dari dua desa tersebut yang selama ini harus memutar jauh atau menggunakan cara manual untuk menyeberang.
Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat bersama Bupati Grobogan Setyo Hadi melintasi Jembatan Garuda di Kedungjati, Senin (9/3/2026). (dok.Pendim 0717 Grobogan)
"Meskipun sempat terkendala cuaca selama proses pengerjaan, tim di lapangan berhasil menyelesaikan pembangunan sesuai target," jelas Pangdam Mayen TNI Achirudin Darojat.
Untuk diketahu Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Ngombak dan Desa Kentengsari, memiliki lebar 80 meter dan lebar 120 cm, ada sekira 6.418 warga yang merasakan manfaatnya.
Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat menegaskan bahwa proyek ini merupakan implementasi program pemerintah pusat untuk mempercepat konektivitas antar-daerah, terutama wilayah yang selama ini terisolir.
“Program ini merupakan arahan Bapak Presiden untuk menghubungkan daerah-daerah yang belum tersambung akses transportasinya. TNI AD dipercaya sebagai pelaksana pembangunan di berbagai wilayah,” jelas Pangdam.
Saat ini, Kodam IV/Diponegoro tengah gencar membangun infrastruktur serupa di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Menurut Pangdam, ada 13 titik jembatan di Jawa Tengah yang selesai dan telah diresmikan.
Sementara itu 29 titik pembangunan jembatan, lanjut Mayjen TNI Achirudin Darojat, masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari satu bulan.
Pangdam juga telah berkoordinasi dengan Bupati Grobogan untuk memetakan titik-titik baru yang memerlukan intervensi serupa. Tujuannya agar masyarakat terutama yang sekolah, ke pasar atau layanan kesehatan tidak perlu menempuh perjalanan jauh.
Warga Ngombak dan Kentengsari, berharap Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar rangkaian besi dan kabel baja, melainkan nadi kehidupan baru yang akan mempercepat denyut ekonomi.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
