SEMARANG,iNewsMuria.id - Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran dalam Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026, Polda Jawa Tengah memperkuat sistem penanganan darurat.
Salah satunya dengan menyiagakan satu helikopter ambulans udara milik Dit Poludara Korpolairud Baharkam Polri yang bersiaga di kawasan Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang hingga 25 Maret 2026.
Langkah strategis ini untuk memastikan evakuasi medis dapat dilakukan secepat mungkin, mengingat GT Kalikangkung adalah titik krusial pertemuan arus kendaraan dari arah barat menuju wilayah Jawa Tengah.
Helikopter yang menempuh perjalanan ferry flight dari Pondok Cabe ini diawaki oleh tim ahli yang siap sedia selama masa operasi.
Berikut adalah kru yang bertugas, Pilot: Ipda Irwan, Copilot: Ipda Agus T, Mekanik: Aiptu Maradona & Briptu Erwin, Tenaga Kesehatan: Bripda Seno
Fokus utama tim ini adalah memberikan dukungan medis darurat dan evakuasi cepat bagi pemudik, terutama di jalur tol dengan volume kendaraan tinggi.
Kabid Humas Polda Jateng selaku Kasatgas Humas OKC 2026, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa fasilitas ini adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal.
“Penempatan helikopter ambulans udara di kawasan GT Kalikangkung ini bagian dari kesiapan Polda Jateng. Jika terjadi kondisi medis darurat, penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif,” ujanya.
Kehadiran layanan udara di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, lanjut Kombes Pol Artanto, bertujuan untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Polda Jateng ingin memastikan bahwa perlindungan terbaik tersedia bagi para pemudik yang melintasi wilayah Jawa Tengah, baik pada arus mudik maupun arus balik.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026, Kombes Pol Artanto juga berpesang kepada pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan di atas kecepatan.
Selalu Disiplin berlalu lintas adalah kunci kelancaran bersama. Datangi Pos Pelayanan atau Pos Pengamanan OKC 2026 jika membutuhkan bantuan petugas atau sekadar beristirahat.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
