Perkuat Pertahanan Wilayah, Tim Kemhan RI Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP 88 di Grobogan

Arif Fajar
Tim Kemhan RI di lokasi pembangunan Yon TP di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Grobogan.(dok.Pendim 0717 Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id -  Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 88 Satria Ki Ageng Selo di Kabupaten Grobogan memasuki tahapan krusial. 

Tim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi rencana pembangunan Yonif TP di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (4/3/2026).

Rombongan Kemenhan dipimpin oleh Kepala Pusat Konstruksi (Puskon) Kemhan, Kolonel Czi Sulistyo Gunawan, disambut oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0717 Grobogan, Mayor Cba A.M. Ichfani.

Kunjungan dari Tim Kemenhan RI tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan agar benar-benar layak, baik secara teknis operasional maupun strategis. 

Kolonel Czi Sulistyo Gunawan beserta tim dari Kemenhan RI melakukan peninjauan mendalam terhadap berbagai aspek fisik lahan.

Seperti batas-batas wilayah dan luas lahan, kontur tanah dan elevasi untuk menentukan struktur bangunan, sistem drainase alami guna mengantisipasi potensi genangan air. Termasuk akses keluar masuk kendaraan proyek maupun operasional nantinya.

Dalam keterangannya, Kolonel Czi Sulistyo menegaskan bahwa lokasi pembangunan Yonif TP harus memenuhi kriteria yang komprehensif. Meliputi aspek strategis, taktis, teritorial, lingkungan, hingga kemudahan akses.

"Setelah kami berkeliling dan berdiskusi dengan Tim Kemenhan, pihak Perhutani, Kodim 0717 Grobogan, serta masyarakat sekitar, lokasi ini dinilai sudah sangat tepat dan memenuhi aspek-aspek yang dipersyaratkan," ujar Kolonel Czi Sulistyo.

Guna mempercepat proses pembangun Yonif TP di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Grobogan, Kemenhan RI juga menghadirkan dua tim konsultan perencanaan.

Tim konsultan perencanaan untuk melakukan pengukuran ulang serta pengambilan dokumentasi melalui darat dan udara (drone) sebagai basis data perencanaan teknis.

Menurut Kolonel Czi Sulistyo, survei orientasi lapangan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam program pembangunan kekuatan pertahanan wilayah melalui pembentukan Yon TP.

"Perlu pengawalan dan koordinasi yang melekat serta berkelanjutan agar proyek strategis ini berjalan sesuai rencana," pungkasnya.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network