GROBOGAN,iNewsMuria.id - Ledakan keras terjadi dari salah satu rumah mengejutkan warga di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (15/2/2026) siang.
Diketahui ledakan tersebut berasal dari rumah Suhartanto (46) warga Dusun Sanggeh, Desa Tambirejo sekira pukul 12.00 WIB. Warga yang mendengar ledakan tersebut segera mendatangi lokasi.
Di lokasi dijumpai bagian atap rumah Suhartanto berantakan, tidak hanya itu mobil yang diparkir di depan rumah kacanya pecah dan rusak bagian samping. Demikian juga dua sepeda motor rusak akibat ledakan tersebut.
Warga juga menjumpai tiga anak beruisa belasan tahun mengalami luka. Mereka pun segera membawa ketiganya ke fasilitas kesehatan terdekat. Satu anak terpaksa di rujuk ke RS Yakkum Purwodadi.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di Dusun Sanggeh, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, Sabtu (15/2/2026) siang. (dok.Polsek Toroh)
Kejadian tersebut segera dilaporkan Kades Sanggeh Arjuna Yoga Pratama (30) ke Polsek Toroh. Petugas pun mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.
Menurut Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto, ledakan keras dari rumah Suhartanto tersebut berasal dari bahan kimia yang diracik oleh tiga anak untuk dijadikan bahan membuat petasan.
Ketiga anak yang masih berstatus pelajar tersebut lanjutnya, yakni ASR (15), FS (13) dan ANA (15) ketiganya merupakan warga Desa Tambirejo yang saat kejadian sedang meracik obat petasan.
Ketiganya mencampurnya secara manual menggunakan wadah plastik dan tempat nasi plastik untuk mengayak campuran tersebut serta menggunakan gagang kayu untuk mengaduk, tiba-tiba bahan tersebut meledak.
"Bahan kimia tersebut dibeli secara online oleh salah satu korban, kemudian mencampurnya secara manual hingga terjadi ledakan," jelas Kapolsek Toroh.
Menurut AKP Joko Ismanto, akibat ledakan tersebut ASR tidak mengalami luka hanya shock. Sedang FS mengalami luka bakar ringan di bagian kaki, tangan dan wajah. Saat ini dirawat di klinik bersama.
Kemudian korban ANA mengalami luka bakar sedang dibagian tangan kiri kedua paha belakang dan kedua kaki. Akibat lukanya, korban saat ini dirawat di RS Yakkum Purwodadi.
Sementara pemilik rumah, Srini, mengaku tidak tahu kronologinya karena sedang berada di kebun. Ia hanya tahu di rumahnya ada satu anaknya, sedangkan dua anaknya lainnya tetangga dan teman anaknya.
"Akibat ledakan tersebut atap, dinding dan lantai rumah rusak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp2 juta," ungkap Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
