113 Korban Dugaan Keracunan MBG di Grobogan Masih Dirawat di 10 Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Arif Fajar
Kepala Dinkes Grobogan dr Djatmiko.(Istimewa)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Korban dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, hingga Senin (12/1/2026) masih ada yang dirawat.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan hingga Senin siang, ada 113 orang korban dugaan keracunan MBG yang masih dirawah di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.

"Mengingat kondisinya, hingga saat ini masih ada 113 orang yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap MBG yang dirawat," jelas Kepala Dinkes Grobogan dr Djatmiko.

Adapun rinciannya, di RSUD Getas Pendowo Gubug ada 47 orang, RSUD R Soedjati Purwodadi ada 29 orang, RS Permata Bunda ada 1 orang, Puskesmas Karangrayung 1 ada 12 orang, Puskeskmas Kedungjati ada 7 orang.

Lalu di Puskesmas Gubug 1 ada 3 orang, Puskesmas Toroh 1 ada 1 orang, Puskesmas Klambu ada 6 orang, Puskesmas Grobogan ada 1 orang dan Puskesmas Godong 1 ada 5 orang.

Tersebarnya korban dugaan keracunan MBG di sejumlah fasilitas layanan kesehatan tersebut, menurut dr Djatmiko, karena lebih kepada pertimbangan asal atau tempat tinggal korban.

"Seperti yang di RSUD R Soedjati Purwodadi itu yang dirawat adalah korban yang bertempat tinggal di Purwodadi," kata Kepala Dinkes Grobogan.

Sebelumnya berdasar data Dinkes Grobogan pada Minggu (11/1/2026), Jumlah  penerima  manfaat MBG ada 2.904 orang, sedangkan yang terdampak atau diduga alami keracunan ada 780 orang.

Rincian lokasi kejadian/terdampak: 

1.    SMP PPMH NGROTO = 251 (152 putra, 92 putri, 7 guru)
2.    SMK PPMH NGROTO = 402 (santri)
3.    SDN 1 Ngroto = 0 (Nihil)
4.    SDN 2 Ngroto = 0 (Nihil)
5.    SDN 3 Ngroto = 18 siswa
6.    TK Ngroto = 5 siswa
7.    PAUD Ngroto = 4 (2 siswa, 2 wali murid)
8.    SD Glapan = 34 (33 siswa, 1 guru)
9.    SDN 1 Trisari = 37 (30 siswa, 3 guru)
10.    SDN 2 Trisari = 44 siswa
11.    SDN 1 Penadaran = 63 (57 siswa, 3 guru, 3 wali murid)
12.    SDN 2 Penadaran = 32 (28 siswa, 4 guru)
13.    SDN 3 Penadaran = 43 (40 siswa, 3 guru)

Mereka yang mengalami keracunan diduga setelah menyantap menu MBG dari SPPG di Kuwaron, Kecamatan Gubug, Grobogan yang disajikan pada Jumat (9/1/2026).

Setelah menyantap menu MBG terdiri dari nasi kuning, telur dadar, tempe orek, abon, timun dan selada, mereka mengalami gejala mual-mual dan muntah. Ada yang sejak Jumat malam dan sebagian besar Sabtu (10/1/2026) pagi.(*)

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network