GROBOGAN,iNewsMuria.id - Satu rumah milik warga di Desa Pelem, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, roboh diterjang angin kencang pada Kamis (8/1/2026) sore.
Sebelum kejadian wilayah bagian timur Kabupaten Grobogan diguyur hujan disertai angin kencang. Salah satunya yang dilanda angin kencang adalah Desa Pelem.
Hujan disertai angin kencang berlangsung sekira pukul 15.00 WIB hingga 16.30 WIB. Angin kencang menerbangkan genting sejumlah warga.
Tak hanya itu satu rumah milik Yoga Adi Pradana, alamat Dusun Wonorejo RT 03 RW 07, Desa Pelem, Kecamatan Gabus roboh rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Grobogan Wahju Tri Darmawanto mengonfirmasi bahwa bencana hidrometeorologi berupa hujan disertai angin kencang terjadi di Desa Pelem.
Atap rumah warga di Desa Simo, Kecamatan Kradenan, Grobogan rusak diterjang angin kencang, Kamis (8/1/2026) sore. (Istimewa)
Hujan yang disertai angin kencang, lanjutnya berlangsung sejak 15.00 WIB. Setelah hujan reda sekira pukul 16.30 WIB, warga bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas mendatangi lokasi.
Mereka kemudian bergotong royong membersihkan puing-puing rumah milik Yoga yang roboh diterjang angin kencang. Beberapa bagian rumah yang masih bisa dipergunakan ditempatkan di lokasi aman.
Menurut Kapolsek Gabus AKP Witoyo, akibat rumah kayu jati bentuk limasan roboh diterjang angin kencang, pemilik rumah Yoga Adi mengalami kerugian sekira Rp50 juta.
Selain Desa Pelem, Kecamatan Gabus, angin kencang pada Kamis sore juga melanda Desa Simo, Kecamatan Kradenan. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.
Genting sejumlah rumah di Desa Simo seperti terlihat dalam video yang dikirimkan warga hilang dan mlorot akibat diterjang angin kencang pada Kamis (8/1/2026).
Hujan disertai angin kencang juga melanda Dusun Kedung Cowek, Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan. Atap rumah warga terlihat mlorot dan hilang akibat terkena angin kencang.
BPBD Grobogan dan pihak pemerintah desa masih melakukan pendataan berapa rumah yang mengalami kerusakan dan kepala keluarga yang terdampak angin kencang.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
