Innalillahi, Pria Lansia di Grobogan Ditemukan Meninggal Oleh Istrinya di Saluran Irigasi

Arif F
Jenazah Supono yang tenggelam di saluran irigasi Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan disemayamkan di rumahnya. (Istimewa)

GROBOGAN,iNewsMuria- Seorang pria lansia, Supono (65) warga Desa Kaliwenang, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan ditemukan istrinya di saluran irigasi dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kapolsek Tanggungharjo AKP Winarno mengatakan, korban ditemukan di saluran irigasi di Desa Mrisi, Kecamatan Taggungharjo, Grobogan pada Selasa (24/10/2023) sore.

"Jadi kejadian atau ditemukan korban oleh istrinya di saluran irigasi dekat sawah pada pukul 15.00 WIB namun baru dilaporkan ke Polsek Tanggungharjo sekira pukul 17.00 WIB," jelas AKP Winarno, Rabu (25/10/2023).

Kejadian tersebut bermula ketika korban pamitan ke istrinya, Sujinah (58), hendak mencangkul di sawah. Korban berangkat dengan mengendarai sepeda motor. Namun hingga menjelang asar korban belum juga pulang.

Karena khawatir terjadi sesuatu, Sujinah menyusul suaminya ke sawah. Namun sampai di lokasi, saksi hanya menemukan sepeda motor suaminya. Sujinah pun sempat mencari sekitaran sawah, namun tak melihat suaminya.

Sujinah kemudian mendatangi anaknya Sahdun (35) untuk ikut mencari keberadaan ayahnya. Mereka kemudian mencari di sekitar lokasi hingga akhirnya Sujinah berinisiatif mencari di bawah jembatan yang melintang di atas saluran irigasi.

Dengan cara meraba-raba di bawah jembatan kecil di saluran irigasi tersebut, Sujinah menyentuh tangan Korban, dan langsung langsung berteriak memanggil anaknya. Kemudian besama anaknya mengangkat tubuh suaminya yang sudah meninggal dunia.

Teriakan Sujinah didengar warga yang berada di sekitar lokasi. Warga kemudian mrmbawa jenazah Supono ke rumahnya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan Kades Kaliwenang Bayu Sugiharto ke Polsek Tanggungharjo.

Setelah menerima laporan tersebut, lanjut Kapolsek Tanggungharjo, anggota bersama tim medis Puskesmas Tanggungharjo mendatangi rumah korban untuk melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab kematian korban.

"Korban meninggal karena terpleset saat menyeberang dan tidak bisa berenang sehingga meninggal karena tenggelam. Tidak ditemukan bekas penganiayaan. Keluarga menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan. Jenazah selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujar AKP Winarno. (*)

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network