Tradisi Gebyar Rebo Wekasan di Desa Jepang Digelar, Obati Rindu Masyarakat

Achmad Fakhrudin
Opening ceremonial Gebyar Tradisi Rebo wekasan Desa Jepang 2022.

Penampilan salah satu peserta panggung seni Gebyar Rebo Wekasan.

"Dan kegiatan tradisi ini, sebagai obat rindu masyarakat untuk nyengkuyung secara bebarengan, menyukseskan agenda ini," tambah perempuan yang akrab disapa Bu Yani.

Senada dengan Bu Yani, Nazir Masjid Jami' Wali Al-Ma'mur, KH Ridwan di awal pembukaan, Senin lalu mengatakan, setelah mandek dua tahun karena Covid-19 yang melanda seluruh dunia, Rebo Wekasan tahun 2022 ini bisa digelar kembali dengan rasa syukur.

Kegiatan yang ditandai dengan pemukulan bedug di panggung pentas seni oleh takmir Masjid Jami' Wali Al-Ma'mur H. Muchamad Mastur tersebut, sontak membuat masyarakat bersorak gembira dan bertepuk tangan. 

Sementara Nur Azis, ketua Rebo Wekasan mengapresiasi seluruh kepanitiaan, dengan tempo yang sangat singkat, tradisi yang ditunggu-tunggu masyarakat dapat terlaksana. "Semoga dapat barakah dari kegiatan ini," terang Azis.

 


Editor : Achmad Fakhrudin

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network