Pemerintah Sampaikan Dukacita atas Berpulangnya Mantan KSAD Subagyo HS, Ini Jasa yang Dikenang
JAKARTA, iNewsMuria.id - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan dukacita atas meninggalnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo atau Subagyo HS. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa tersebut mewakili Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pada Selasa (20/10/2026).
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini,” kata Prasetyo dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (20/10/2026). Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam melewati masa berkabung.
Prasetyo mengenang Subagyo HS sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya untuk negara melalui perjalanan panjang di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurut dia, Subagyo merupakan putra bangsa yang memiliki dedikasi dalam menjaga kedaulatan Indonesia.
“Pengabdian dan dharma bakti almarhum dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan kehormatan bangsa merupakan bagian dari perjalanan sejarah pengabdian TNI kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Prasetyo.
Pemerintah juga menghormati jasa, pengabdian, dan keteladanan Subagyo HS bagi bangsa dan negara. Prasetyo berharap semangat patriotisme yang diwariskan almarhum dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus Indonesia.
“Semoga nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan semangat patriotisme yang diwariskan almarhum dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan membangun Indonesia,” kata Prasetyo.
Subagyo HS diketahui meninggal dunia pada Senin (19/10/2026). Semasa berkarier di militer, ia pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) pada 1994 dan Kepala Staf Angkatan Darat.
Jenazah Subagyo HS dijadwalkan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/10/2026). Pemakaman tersebut menjadi bagian dari penghormatan terakhir kepada tokoh militer yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.
Editor: Arif F