Tim Verval Datang ke Grobogan, Upaya Percepat Operasional 280 Koperasi Merah Putih
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Kegiatan audiensi dan koordinasi tingkat tinggi dalam rangka Verifikasi dan Validasi (Verval) Kesiapan Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) digelar di Aula Kodim 0717 Grobogan, pada Senin (19/10/2026).
Rapat koordinasi dan audiensi ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Hadir langsung dalam jajaran Tim Verval Pusat, yakni Laksda TNI Saptono Djuniawan (Ketua Tim Verval), Brigjen TNI Chandra Adibrata, Marsma TNI Dirk Poltje Lengkey, Marsma TNI Arif Djoko Nugroho, Brigjen TNI Rhino Charles Tuwo, Kolonel Caj Taufik Budi Harsono.
Turut mendampingi dari jajaran Kodim 0717 Grobogan yaitu Pasiter Mayor Inf Muh Jumar. Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Grobogan dan instansi terkait, hadir Sekda Grobogan Anang Armunanto, Kepala Dispertan Grobogan Wakid Mutowal, Kasan Anwar (Kepala Dinkop dan UMKM Grobogan), dr. Djatmiko (Kepala Dinkes Grobogan)

Perwakilan dari Perum Bulog, PT PLN, Pertamina LPG Patra Niaga, PT Pupuk Indonesia, para Distributor Pupuk se-Kabupaten Grobogan, serta para Manager Koperasi.
Dalam arahannya, Ketua Tim Verval Pusat Laksda TNI Saptono Djuniawan menyampaikan bahwa kedatangan timnya ke Grobogan bertujuan untuk memastikan kelayakan serta kesiapan operasional KDKMP secara faktual di lapangan.
"Kami hadir secara langsung di sini dalam rangka melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) di lapangan. Untuk mendukung kelancaran seluruh proses ini, kami sangat mengharapkan sinergi, dukungan, dan kerja sama yang baik dari Pemda serta seluruh pihak terkait, termasuk jajaran Perum Bulog maupun instansi pendukung lainnya," tegas Laksda TNI Saptono.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki peran sentral dan sangat strategis di tengah masyarakat desa. KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi biasa, tetapi juga membawa misi perubahan sosial.
"Kehadiran KDKMP diharapkan mampu menghapus stigma atau persepsi negatif masyarakat terhadap koperasi di masa lalu, sekaligus membuktikan secara nyata bahwa koperasi modern dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tambahnya.
Lebih lanjut, Laksda TNI Saptono menekankan bahwa pelaksanaan program ini wajib selaras dengan kebijakan, regulasi, dan arahan dari pemerintah pusat agar manfaatnya dapat terukur dan dirasakan langsung oleh warga desa.
Ia optimistis lewat komitmen bersama antara verifikator, Pemda, BUMN (Bulog, Pertamina, Pupuk Indonesia), dan swasta, program KDKMP di Grobogan dapat sukses sesuai target.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Anang Armunanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam mendukung keberhasilan KDKMP di wilayahnya.
"Pemkab Grobogan berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh rangkaian proses pembangunan dan pengembangan KDKMP. Saat ini 199 data telah siap diverifikasi. Kami juga mohon maaf dalam proses penginputan awal masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu disempurnakan," ujar Sekda.
Pemda aktif memfasilitasi penyiapan lahan dengan menyesuaikan Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pasca dikeluarkannya Keputusan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) oleh Kementerian ATR/BPN.
Bagi desa yang tidak memiliki tanah kas desa, Pemkab Grobogan menjembatani koordinasi agar desa dapat memanfaatkan kawasan lahan hutan sesuai aturan hukum yang berlaku.
Seluruh proses perizinan disatukan dan difasilitasi secara cepat melalui sistem Online Single Submission (OSS) hingga terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB). Pemkab meminta petunjuk teknis dari Tim Verval untuk mengintegrasikan KDKMP dengan distribusi pangan murah (beras) serta program kesehatan masyarakat.
"Pada prinsipnya, Bapak Bupati menegaskan bahwa Pemkab Grobogan siap mengerahkan segenap sumber daya dan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kebutuhan yang diperlukan demi menyukseskan implementasi program KDKMP di Kabupaten Grobogan," pungkas Anang Armunanto.
Editor: Arif F