Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dinkes Grobogan Imbau Warga Waspada Dehidrasi di Musim Kemarau Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Korsleting Listrik, 2 Rumah di Kedungjati Grobogan Ludes Terbakar dan 1 Rusak, Kerugian 300 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:38 WIB
  • author Arif Fajar
Korsleting Listrik, 2 Rumah di Kedungjati Grobogan Ludes Terbakar dan 1 Rusak, Kerugian 300 Juta
Kebakaran rumah terjadi di Desa Jumo Kecamatan Kedungjati, Grobogan Selasa (13/10/2026) sore. (Foto: Dok Polsek Kedungjati)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Krangkong, Desa Jumo, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, pada Selasa (13/10/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan dua unit rumah warga ludes terbakar dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan di bagian atap akibat upaya lokalisir api.

​Peristiwa nahas tersebut pertama kali diketahui oleh Siti Rochmah (64), istri dari Abdul Basit (68). Kejadian bermula saat Siti sedang memasak nasi menggunakan rice cooker di dapur rumahnya. Di tengah aktivitas tersebut, aliran listrik di rumahnya tiba-tiba padam secara mendadak.

​Tanpa curiga, Siti langsung menuju papan meteran untuk mengaktifkan kembali Sakelar Pemutus Arus (Miniature Circuit Breaker/MCB). Namun, sesaat setelah listrik kembali menyala, ia justru mendapati kobaran api sudah membumbung di area dapur.

​Sontak, Siti Rochmah berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, puluhan warga berbondong-bondong datang ke lokasi kejadian dan bergotong-royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. 

Namun, lantaran sebagian besar material bangunan terbuat dari bahan yang mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat.
​Warga yang kewalahan lantas melaporkan insiden ini ke Polsek Kedungjati dan pos Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat untuk penanganan lebih lanjut.

​Akibat musibah ini, rumah berbentuk limasan berbahan dasar kayu milik Abdul Basit berukuran 7,5 x 12 meter hangus rata dengan tanah. Bangunan ini menjadi titik utama kebakaran dengan tingkat kerusakan paling parah.

​Tak hanya itu, kobaran api juga merembet dan menghanguskan rumah semi permanen milik Muhammad Angki Nurrohman (33) berukuran 6 x 10 meter. Seluruh isi rumah Angki hancur terbakar, dan hanya menyisakan sebagian dinding di sisi kanan serta kiri bangunan.

​Sementara itu, rumah kayu milik Darto (58) berukuran 6 x 10 meter berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah. Warga secara sengaja membongkar dan merusak sejumlah genting pada bagian atap rumah Darto untuk memutus rantai kobaran api agar tidak menjalar lebih luas.

​Kapolsek Kedungjati, AKP Endro Suseno, mengonfirmasi bahwa kobaran api berhasil dikendalikan total sekitar satu jam setelah petugas Damkar dan warga berjibaku di lokasi. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini.

​"Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta," ungkap AKP Endro Suseno.

​Menyikapi kejadian tersebut, AKP Endro Suseno mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih waspada dan teliti dalam mengoperasikan alat-alat elektronik di rumah, terutama peralatan yang menyala dalam jangka waktu lama.

​“Kami meminta warga untuk melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi bahaya kebakaran. Pastikan penggunaan peralatan listrik sesuai petunjuk, hindari penggunaan sambungan steker bertumpuk, dan jangan sekali-kali meninggalkan peralatan memasak dalam kondisi menyala tanpa pengawasan,” tegasnya.

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut