Kebakaran di Kalimaro Kedungjati Grobogan,Tiga Rumah Warga Ludes dan Rusak Kerugian Rp300 Juta
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Musibah kebakaran melanda tiga rumah warga di Dusun Lukas, Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (8/10/2026) siang.
Kobaran api yang membumbung tinggi membuat warga sekitar gempar, hingga akhirnya menghanguskan dua rumah warga dan merusak satu rumah lainnya.
Peristiwa nahas ini menimpa tiga rumah warga yang posisinya saling berdekatan, yakni milik Sujirah (70), Dwi Muhaimin (59), dan Roudlotul Jannah (77).
Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 10.30 WIB, saat dua orang saksi bernama Ahmad Nasirul Amin (26) dan Pudji Asmono (53) sedang mengangkut peralatan sound system di rumah Dwi Muhaimin.
Mereka melihat atap rumah Mbah Sujirah sudah terbakar dan api terus membesar di bagian atas bangunan tersebut. Sontak, kedua saksi berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.
Material bangunan yang sebagian besar dari kayu membuat api semakin membesar. Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan sumber air seadanya dari rumah-rumah warga.
Melihat api susah dikendalikan, warga segera menghubungi Polsek Kedungjati, BPBD, Satpol PP Kecamatan Kedungjati, serta Tim Pemadam Kebakaran (Damkar).
Anggota Polsek Kedungjati bersama tim gabungan mendatango lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta membantu proses pemadaman oleh petugas pemadam kebakaran.
Sekira satu jam akhirnya api berhasil dipadamkan tim gabungan. Namun, dampak kebakaran cukup parah lantaran mayoritas bangunan terbuat dari kayu yang mudah terbakar.
Rumah milik Sujirah dan Dwi Muhaimin mengalami kerusakan berat, sebagian besar struktur bangunan ludes dilalap api sehingga tidak bisa dihuni kembali. Sedangkan rumah Roudlotul Jannah terbakar sebagian.
Kapolsek Kedungjati, AKP Endro Suseno, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, musibah ini dipicu oleh gangguan pada jaringan listrik.
"Sumber api diduga akibat korsleting listrik. Ditambah rumah korban sebagian besar menggunakan material kayu, sehingga api sangat cepat membesar," ujar AKP Endro Suseno.
Menurut Kapolsek Kedungjati, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta karena bangunan dan isinya sebagian hangus.
Menyikapi kejadian ini, kepolisian mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran di rumah masing-masing, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik.
“Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sangat penting dilakukan untuk mencegah timbulnya korsleting yang bisa memicu kebakaran,” tandas AKP Endro Suseno.
Editor: Arif F