Video Viral Dugaan Perundungan di Wirosari Grobogan, Menurut Polisi Itu Duel Antar Anak
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Dugaan perundungan anak di saluran irigasi yang terjadi di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (10/9/2026) yang videonya viral, hingga Sabtu (18/9/2026) terus berlanjut.
Menanggapi viralnya video tersebut setelah tersebar di jagat maya, pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk menangani kasus ini. Bahkan Waka Polres Grobogan Kompol Muhammad Fadhlan turun langsung.
Wakapolres Kompol Muhammad Fadhlan bersama unit PPA Polres Grobogan dan Kapolsek Wirosari AKP Eko Sri Luvianto mendatangi tempat kejadian perkara guna melakukan olah TKP.

Satreskrim Polres Grobogan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) segera melakukan pendalaman dan memeriksa pihak-pihak terkait guna mengungkap peristiwa secara menyeluruh.
Terduga pelaku juga telah diamankan oleh kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Korban didampingi keluarga serta sejumlah saksi juga dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa, menjelaskan bahwa korban telah menjalani pemeriksaan medis dan kini berada dalam kondisi yang baik setelah kejadian pada Kamis 10 September lalu.
Polisi bahkan akan melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan demi memastikan kondisi korban tetap terjaga setelah perkelahian di saluran irigasi yang mengering di Dusun Beni, Desa Tanjungrejo.
"Peristiwa ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman akibat saling ejek yang berujung pada ajakan duel antar-anak," jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Taufik Frida Mustofa di Polres Grobogan, Sabtu (18/9/2026).
Dalam menangani kasus yang melibatkan anak-anak ini, Polres Grobogan menggandeng sejumlah instansi terkait seperti Bapas dan DP3AKB Kabupaten Grobogan agar penanganannya sesuai dengan aturan khusus anak yang berhadapan dengan hukum.
Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang dan anak-anak terhindar dari tindakan merugikan.
Editor: Arif F