Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pelabuhan Karimunjawa Jepara Bakal Dipercantik, Dongkrak Kenyamanan Wisatawan
Advertisement . Scroll to see content

Investor Dubai Lirik Mini Refinery di Jepara, Nilai Investasi Tembus Rp5 Triliun

Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB
  • author muhammad olies
Investor Dubai Lirik Mini Refinery di Jepara, Nilai Investasi Tembus Rp5 Triliun
Bupati Jepara Witiarso Utomo memaparkan potensi Kota Ukir saat kunjungan investor asal Dubai, Rabu (16/9)


JEPARA, iNewsMuria.id— Investor asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menunjukkan keseriusannya untuk menanamkan investasi berupa pembangunan mini refinery atau kilang minyak di Kabupaten Jepara. Nilai investasi yang ditanamkan investor asal Timur Tengah itu sekitar USD 200 juta atau Rp5 triliun. 

Investasi yang ditanamkan di Jepara ini merupakan bagian dari jalinan kerjasama yang sebelumnya dijajaki Pemprov Jateng. 

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bertemu dengan calon investor asal Dubai itu di Jakarta, Selasa (15/9/2026). Pertemuan itu juga dihadiri Bupati Jepara Witiarso Utomo. 

Keseriusan rencana investasi tersebut berlanjut. Hari ini, Rabu (16/9/2026), investor asal Dubai datang langsung ke Jepara untuk meninjau kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan mini refinery.

Lokasi yang ditinjau berada di kawasan depan Gelora Bumi Kartini dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Jepara.

Kedatangan investor disambut langsung Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Jepara memaparkan secara detail mengenai kawasan yang menjadi calon lokasi pembangunan refinery.

Paparan mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi dan luas lahan hingga kedalaman pelabuhan yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas industri pengolahan minyak.

Bupati Witiarso berharap proses penjajakan tersebut dapat segera berlanjut ke tahap pembangunan.

"Harapannya investor bisa segera membangun refinery-nya, sehingga perekonomian Jepara semakin bagus dan bisa memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," kata Witiarso.

Investasi tersebut ditargetkan mulai direalisasikan sebelum akhir 2026 setelah proses kerja sama dilakukan.

Mini refinery tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengolah minyak mentah dan produk terkait lainnya.

"Jika rencana mini refinery di Jepara terealisasi, investasi tersebut akan menambah aktivitas ekonomi baru di wilayah Jepara, khususnya di kawasan yang menjadi lokasi pengembangan industri dan pelabuhan," ujar Witiarso. 

Perwakilan investor asal Dubai, Talal Ourfali, mengatakan rencana investasi tersebut dilakukan setelah pihaknya melihat potensi Indonesia, khususnya Jawa Tengah, yang dinilai memiliki peluang untuk pengembangan mini refinery.

Menurutnya, kebutuhan mini refinery di Indonesia masih cukup besar. Karena itu, investor tersebut berencana membangun fasilitas dengan kapasitas awal sekitar 10 ribu barrel per hari.

Kapasitas tersebut ditargetkan dapat ditingkatkan hingga mencapai 30 ribu barrel per hari.

"Di Indonesia masih kurang untuk mini refinery, padahal kami melihat ada potensi bagus. Kita mau bangun mini refinery dengan kapasitas mulai 10 ribu barrel per hari, targetnya nanti sampai 30 ribu barrel per hari," kata Talal.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menjelaskan provinsi yang dipimpinnya menjadi salah satu daerah tujuan investasi dari Uni Emirat Arab. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, nilai investasi investor asal UEA di Jawa Tengah tercatat mencapai sekitar Rp13 triliun.

Luthfi mengatakan ketertarikan investor Dubai terhadap Jawa Tengah menunjukkan bahwa daerah tersebut masih menjadi salah satu tujuan investasi di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.

"Itulah Jawa Tengah, di saat dunia global yang tidak menentu, Jawa Tengah masih menjadi tujuan investasi, termasuk di Dubai yang hari ini datang," ujar Luthfi.

Dia berharap rencana investasi itu dapat segera terealisasi sehingga turut memperkuat pemenuhan kebutuhan energi di Jawa Tengah.

"Harapannya ini bisa terealisasi dan memberikan penguatan terhadap pemenuhan energi di Jawa Tengah," tandasnya.

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut