Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sertijab Direktur PDAM Grobogan, Sejumlah Pekerjaan Rumah Menanti Pejabat Baru Nasirul Umam
Advertisement . Scroll to see content

Pesantren dan NU di Grobogan Gembleng Petani Lewat Pelatihan Pertanian Modern

Senin, 14 September 2026 | 16:27 WIB
  • author Arif Fajar
Pesantren dan NU di Grobogan Gembleng Petani Lewat Pelatihan Pertanian Modern
Para petani mengikuti pelatihan manajemen pertanian yang digelar di Ponpes Bustanul Arifin Tanggungharjo, Grobogan, Senin (14/9/2026) siang.(Ist)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Tingkatkan hasil panen dan kurangi risiko gagal panen, puluhan petani di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, antusias mengikuti pelatihan manajemen pertanian (agriculture). 

Kegiatan ini digelar atas sinergi pengurus Ponpes Bustanul Arifin Desa Tanggungharjo, Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Tanggungharjo, dan PT Suryatama Usaha Nusantara di area ponpes pada Senin (14/9/2026) siang.

Pelatihan ini sebagai bentuk langkah swadaya masyarakat. Karena, para petani lokal merasa selama ini perhatian dan fasilitas pelatihan pertanian dari pemerintah daerah masih tergolong minim.

Selama pelatihan, para petani dibekali berbagai materi penting untuk menunjang usaha tani mereka, antara lain, tata kelola lahan yang optimal, budidaya tanaman hortikultura secara tepat.

Selain itu, para petani menurut Pengurus Ponpes Bustanul Arifin, Sihabul Milah, adaptasi teknologi pertanian modern dan strategi dan solusi pemasaran produk agar panen bernilai jual tinggi

Karena menurut Sihabul Milah, selama ini keterbatasan pemahaman terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pertanian sering menjadi pemicu utama kegagalan panen.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap para petani dapat menghasilkan produk pertanian dengan kualitas yang lebih baik, sehingga produktivitas meningkat dan terhindar dari gagal panen," ujar Sihabul.

Selain mendongkrak pendapatan petani lokal, gerakan mandiri ini juga bertujuan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Manfaat pelatihan ini dirasakan langsung oleh peserta, salah satunya Ali Imron. Petani lokal ini sengaja datang untuk mempelajari teknik menanam dan merawat cabai secara presisi.

"Kami ingin belajar teknik yang benar. Harapannya, tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga bisa menghasilkan panen cabai yang melimpah dan berkualitas tinggi," ungkap Ali.

Lewat kolaborasi kuat antara pesantren, ormas, dan sektor swasta ini, para petani Grobogan berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut secara berkala demi kemajuan sektor pertanian.

Editor: Arif F

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut