Pemkab Karanganyar Apresiasi Sosialisasi QRIS yang Digelar ISKA Karanganyar dan BI Solo
KARANGANYAR,iNewsMuria.id-Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengapresiasi kegiatan sosialisasi QRIS yang diselenggarakan ISKA Karanganyar, Minggu (13/09/2026).
Sebab, kata Asisten Sekda Titis Sri Jawoto, kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati dan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Solo itu ikut membantu Pemkab Karanganyar dalam mendorong digitalisasi transaksi pembayaran di kabupaten tersebut.
"Ini kegiatan yang sangat positif yang membantu Pemkab Karanganyar dalam mendorong transaksi digital di masyarakat, karena ini saya mewakili Pemkab Karanganyar sangat mengapresiasi," kata Titis.
"Untuk mengikuti perkembangan zaman, mau tak mau kita harus memakai sistem digital dalam bertransaksi, kalau tidak, kita akan digilas zaman," ujar asisten sekda bidang ekonomi dan pembangunan itu.
Dalam sambutannya, ketua panitia Vladimir Langgeng mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk memberi pemahaman pada umat Katolik di Paroki Santo Pius X Karanganyar akan pentingnya menggunakan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard dalam bertransaksi.
"Saya melihat, penggunaan QRIS oleh umat dalam berkolekti atau berdonasi oleh umat Paroki Santo Pius X Karanganyar masih minim. Karena itu, melalui sosialisasi ini kita mendorong umat untuk menggunakan QRIS," kata sekretaris ISKA Karanganyar itu.
Sosialisasi QRIS dilakukan oleh tim dari Bank Indonesia Solo, Misbahul Munaji dan Talia Salsa. Sosialisasi berlangsung menarik disertai dengan game dan pembagian hadiah / door prize bagi yang bertanya maupun yang bisa menjawab pertanyaan.
Misbahul mengatakan, QRIS adalah standar kode QR nasional buat pembayaran digital di Indonesia. Sistem pembayaran itu diterbitkan Bank Indonesia agar semua aplikasi pembayaran bisa pakai 1 kode QR yang sama.
Sebelum ada QRIS setiap PJP punya QR Code eksklusif. Akibatnya Customer harus memiliki lebih dari 1 aplikasi PJP sehingga tidak praktis dan tidak efisien. "Sekarang cukup scan 1 QRIS, bisa bayar pakai GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, m-Banking BCA/BRI/Mandiri, dan lain-lain," kata Misbahul.
Thalia menambahkan, banyak manfaat yang didapat jika bertransaksi menggunakan QRIS. Setidaknya bisa terhindar dari uang palsu, tidak ribet karena tidak memikirkan kembalian, serta cepat, efektif, transparan, dan tercatat.
"Meski sudah ada QRIS, transaksi pembayaran menggunakan uang rupiah cash, karena sesuai undang undang, pembayaran dengan menggunakan uang rupiah tidak boleh ditolak," ujarnya.
Editor: Arif F