get app
inews
Aa Text
Read Next : Sertijab Direktur PDAM Grobogan, Sejumlah Pekerjaan Rumah Menanti Pejabat Baru Nasirul Umam

Warga Grobogan Ditemukan Tewas di Depan Pasar Induk Purwodadi, Polisi Ungkap Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:43 WIB
header img
Ilustrasi Polisi dan petugas medis evakuasi mayat di depan Pasar Induk Purwodadi, Grobogan, Sabtu (22/8/2016).(Foto: Istimewa).

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Warga digegerkan dengan penemuan seorang pria paruh baya yang tergeletak tidak bernyawa di trotoar depan Pasar Induk Purwodadi, Jalan A Yani, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Sabtu sore (22/8/2026).

​Korban diketahui berinisial BS (53), warga Dusun Pancan, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini langsung dilaporkan warga kepada pihak kepolisian.

Menurut Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat pamit kepada keluarganya untuk keluar rumah mengendarai sepeda motor menuju kawasan Pasar Induk Purwodadi.

​Sekitar pukul 17.00 WIB, seorang saksi bernama Sutriyanto melihat korban terbaring dalam posisi terlentang di depan pasar. Ia kemudian mengajak warga lain, Muslim, untuk bersama-sama mengecek kondisi korban.

​Setelah dicek, lanjut Kapolsek Purwodadi, Polres Grobogan, keduanya memastikan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan segera melaporkannya kepada pihak keluarga.

​Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Purwodadi bersama Tim Inafis Polres Grobogan dan petugas PMI langsung mendatangkan lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

​Kapolsek Purwodadi, AKP Siswanto, menegaskan bahwa petugas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh pada tubuh korban.

​"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan luka maupun bekas kekerasan pada tubuh korban," ungkap AKP Siswanto.

​Berdasarkan keterangan dari istri korban yakni Sri Wahyuni, bahwa korban diketahui telah lama menderita sakit komplikasi. Sebelum meninggalkan rumah, korban bahkan sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada disertai batuk terus-menerus.

​Pihak keluarga korbn telah ikhlas menerima musibah tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah. Pernyataan penolakan ini juga telah dituangkan secara resmi dalam surat tertulis di atas meterai.

​Usai seluruh proses pemeriksaan medis dan kepolisian selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut