Kredit Bermasalah di BPR Bank Purwa Artha Mencapai Rp8,6 Miliar, Ini Penjelasan Bupati Grobogan
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Bupati Grobogan Setyo Hadi menyampaikan jawaban atas pemandangan fraksi fraksi terkait penyertaan modal untuk tiga BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), dalam rapat paripurna DPRD Grobogan.
Penyertaan modal yang dimaksud seperti data yang didapat Rabu (19/8/2026), adalah untuk BPR Bank Purwa Artha Rp500 juta, Purwa Aksara Rp500 juta dan Perumdam Purwa Tirta Dharma (PDAM) Grobogan Rp1,6 miliar.
Saat pemandangan umum fraksi-fraksi, anggota DPRD Grobogan mempertanyakan kondisi dari masing-masing yang akan menerima penyertaan modal dari Pemkab Grobogan pada Tahun 2027.
Salah satunya adalah terkait dengan kredit bermasalah di BPR Bank Purwa Arta, yang sampai dengan tanggal 31 Juli 2026 tercatat sebesar Rp8.624.544.565.
Menanggapi hal itu Bupati Grobogan Setyo Hadi mengatakan, manajemen BPR Bank Purwa Artha telah dan sedang melakukan berbagai langkah secara intensif, antara lain melalui penagihan secara konsisten.
Juga penyampaian somasi, re-struktur-isasi kredit, negosiasi dengan debitur, pengajuan gugatan sederhana, hingga pelaksanaan eksekusi agunan melalui lelang maupun penyerahan secara sukarela.
Kendati demikian lanjut Bupati Setyo Hadi, indikator kinerja lainnya seperti total aset, dana pihak ketiga, pendapatan, dan laba perusahaan juga masih melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank.
"Sehingga berdasar indikator kinerja dan hasil kajian kelayakan menyatakan perusahaan masih layak menerima penyertaan modal," tutur Bupati Grobogan.
Sedangkan untuk penyertaan modal Rp500 juta untuk Perumda Purwa Aksara, dikatakan Bupati Setyo Hadi, akan difokuskan untuk melengkapi peralatan bengkel yang lebih modern.
Termasuk pengadaan kendaraan mobile service [mobail servis]. Langkah ini sambungnya, diharapkan dapat men-dongkrak pelayanan, pendapatan, dan kemandirian usaha perusahaan.
Terkait penyertaan modal untuk Perumdam Purwa Tirta Dharma sebesar Rp1,6 miliar, menurut Bupati Grobogan karena kinerja perusahaan menunjukkan tren perbaikan kinerja yang positif.
"Akumulasi kerugian perusahaan terus mengalami penurunan, hingga pada Tahun 2025 tersisa sebesar Rp2.125.827.822. Saya optimis sisa kerugian tersebut dapat segera diselesaikan," tutur Bupati.
Sehingga tambah Bupati Setyo Hadi, Perumdam Purwa Tirta Dharma (PDAM Grobogan) dapat kembali memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui setoran dividen.
Editor : Arif F