get app
inews
Aa Text
Read Next : Genjot Realisasi Anggaran, Bupati Grobogan Minta OPD Jangan Tunda Selesaikan Kendala Pembangunan

Awas! Tanggul Sungai Tuntang Longsor, Warga Ngroto Gubug Trauma Banjir Besar

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:06 WIB
header img
Kepala Desa Ngroto, Supardi menunjukan kondisi tanggul Sungai Tuntang yang longsor di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Grobogan, Selasa (26/5/2026).(Ist)

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Tanggul Sungai Tuntang di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diketahui longsor akibat hujan deras pada Senin (25/5/2026) malam.

Kondisi longsor tanggul Sungai Tuntang tersebut, diketahui pada Selasa (26/5/2026) panjang longsor mencapai 50 meter dengan lebar longsoran hingga 13 meter.

Peristiwa longsor tersebut memunculkan kekhawatiran terjadinya musibah lainnya bagi warga Desa Ngroto yang berada di sekitar tanggul Sungai Tuntang.

Bukan tanpa sebab, kecemasan warga tersebut karena mereka masih trauma dengan musibah banjir besar yang terjadi pada tahun 2020 lalu ketika tanggul tak mampu menahan debit air sungai.

Apalagi, lokasi longsoran tanggul Sungai Tuntang dekat dengan permukiman warga. Termasuk juga dengan fasilitas ibadah yakni Masjid Jami Sirojudin.

Kekhawatiran warga akan musibah banjir besar seperti disampaikan Rini, salah satu warga Desa Ngroto kepada wartawan.

"Lokasi longsor dekat dengan permukiman warga dan masjid, jika sampai jebol kami trauma bisa kaya musibah banjir pada 2020 lau,” tutur Rini, Selasa (26/5/2026).

Kejadian longsor tersebut membuat struktur tanggul yang tersisa lebarnya tinggal dua meter. Bahkan  tiang pancang penahan air di lokasi tersebut juga ikut ambrol dan memicu retakan-retakan.

Longsornya tanggul Sungai Tuntang menurut Kepala Desa Ngroto, Supardi sebenarnya bukan kali pertama. Pengikisan tanggul dan longsor terjadi sejak seminggu lalu saat debit air tinggi.

Gerusan air saat debit meningkat beberapa hari lalu menyebabkan tanggul Sungai Tuntang mengalami penurunan. Semakin parah ketika hujan deras pada Senin malam.

“Longsor pertama sudah kami laporkan ke BBWS Pemali Juana. Kemarin hujan deras, sehingga longsor bertambah parah akibatnya lebar tanggul tinggal dua meter,” kata Kades Supardi.

Laporan resmi sudah dilayangkan oleh Pemerintah Desa Ngroto ke BBWS Pemalu Juana terkait kondisi longsor tanggul Sungai Tuntang saat ini.

“Kami hanya berharap segera ada penanganan longsoran, guna mengantisipasi tanggul jebol total yang dapat mengancam keselamatan ratusan kepala keluarga di sekitar lokasi,” tambahnya.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut