get app
inews
Aa Text
Read Next : Jebol Dinding Minimarket, Maling Bawa Kabur Rokok dan Uang Jutaan Rupiah

Pria Lansia Ditemukan Tewas di Kubangan Lumpur Desa Cekel Karangrayung, Sempat Dilaporkan Hilang

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:30 WIB
header img
Polisi melakukan olah TKP penemuan jenazah pria lansia di kubangan lumpur Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Senin (4/5/2026).(Foto: Dok.Polres Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Seorang pria lanjut usia atau lansia ditemukan meninggal di dalam kubangan lumpur pada sebuah pekarangan milik warga. Penemuan ini mengejutkan warga Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026).

Polisi yang datang ke lokasi kejadian dan melakuka pemeriksaan berhasil mengidentifikasi korban. Diketahui pria lansia tersebut adalah Supardi (83), warga Desa Telawah, Kecamatan Katangrayung yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Kronologi penemuan berawal ketika Muslim (53) salah seorang warga setempat sedang dalam perjalanan pulang dari sawah. Saat melintasi lokasi kejadian, ia mencium aroma tidak sedap yang menyengat. Setelah ditelusuri ke arah sumber bau di sebuah pekarangan, ia mendapati tubuh korban dalam kondisi mengenaskan.

“Korban ditemukan dalam posisi miring dengan sebagian tubuh terendam lumpur. Kondisinya sudah meninggal dunia saat pertama kali ditemukan,” ujar Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melaluo Kapolsek Karangrayung, AKP Sunarto.

Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak Polsek Karangrayung. Anggota Polsel Karangrayung setelah menerima laporan segera berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Grobogan dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) 

Hasil olah TKP dan pemeriksaan medis bersama tim medis Puskesmas Karangrayung II atas jenazah korban yang dievakuasi BPBD Grobogan, diperoleh fakta korban ditemukan di kubangan lumpur yang cukup dalam di pinggir area persawahan. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.

"Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian dipastikan bukan akibat penganiayaan," ungkap Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto.

Guna menemukan identitas korban, Tim Inafis melakukan identifikasi sidik jari, hingga akhirnya identitas jenazah dipastikan cocok dengan laporan orang hilang yang masuk pada akhir April 2026. Pihak keluarga lanjt Kapolsek yang hadir di lokasi juga telah mengonfirmasi identitas korban dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Purwodadi sebelum diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

AKP Sunarto menjelaskan bahwa dugaan kuat penyebab kematian berkaitan dengan kondisi fisik dan usia korban.

“Diduga korban yang sudah lansia mengalami kondisi pikun, sehingga terperosok ke dalam kubangan lumpur dan tidak mampu menyelamatkan diri hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi,” pungkas AKP Sunarto.

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut