Danrem 073 Makutarama Tinjau Dua Alternatif Lokasi Prmbangunan Brigif TP di Geyer Grobogan
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Danrem 073 Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael bersama Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo, Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto meninjau dua alternatif lokasi Brigif TP (Teritorial Pembangunan) di kawasan hutan milik Perhutani di Kecamatan Geyer, Grobogan, Kamis (9/4/2026).
Dua lokasi alternatif tersebut berada di wilayah pemangkuan RPH Gundih, BKPH Monggot.Yakni satu lokasi berada di petak 57a dan 58a dengan luasan sekitar 30 hektare di wilayah BKPH Monggot. Satu lagi di kawasan RPH Karangploso, BKPH Gundih, KPH Gundih, tepatnya petak 27a seluas 28,1 hektare dan 27b seluas 6,4 hektare.
Adapun kebutuhan lahan untuk lokasi pembangunan Brigif TP seluas 30 hektare. Sehingga nantinya setelah peninjauan akan ditentukan lokasinya yang menjadi salah satu titik pertahanan wilayah yang berada di Kabupaten Grobogan.
Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo mengatakan dengan adanya peninjauan ini diharapkan pembangunan Brigif TP dapat segera berjalan. Karena kehadirannya akan memberikan dampak bagi Kabupaten Grobogan, apalagi ada rencana pembangunan Yonif TP di Kecamatan Kedungjati.
“Jika pembangunan Yonif TP dan Brigif TP terlaksana maka dampaknya akan dirasakan ke sejumlah aspek.Seperti aspek ekonomi, dan lainnya tentu akan memacu pertumbuhan di Kabupaten Grobogan,” ujar Wabup Sugeng.
Pemkab Grobogan lanjut Sugeng, mendukung penuh dengan menyiapkan kelengkapan administrasi, sembari menunggu keputusan lokasi final dari pihak TNI. Adanya satuan TNI dalam skala besar ke Grobogan diharapkan tak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga membawa dampak sosial yang positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Danrem 073 Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menegaskan kegiatan peninjauan dua alternatif lokasi Brigif TP ini sebagai bentuk menyiapkan satuan yang akan berperan besar dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan wilayah di mana Brigit TP berada.
Dikatakan Danrem, dari kacamata militer keberadaan satuan ini nantinya akan sangat krusial untuk Kabupaten Grobogan. Karena adanya Brigif TP tidak hanya menyentuh satu sektor, namun akan membawa pengaruh luas pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Yakni aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga pertahanan dan keamanan.
Situasi geopolitik global dinilai Danrem semakin menuntut penguatan pertahanan di dalam negeri.Bagaimanapun pertahanan merupakan fondasi yang penting, sehingga pembangunan Brigif TP diharapkan dapat direalisasikan secepatnya.
Melihat situasi geopolitik dan geostrategi global, Danrem 073 Makutarama menekankan kehadiran TNI yang semakin kuat di wilayah Grobogan akan ikut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi warga bisa tumbuh dalam suasana yang kondusif.
“Meski sudah dilakukan peninjauan awal, penetapan lokasi final belum diputuskan karena masih menunggu assessment lanjutan dari Kodam IV/Diponegoro bersama pejabat terkait. Semoga dengan kehadiran TNI yang semakin solid di wilayah ini, situasi kamtibmas tetap kondusif," tegas Danrem.(*)
Editor : Arif F