get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang Lebaran 2026, 500 Peserta Mudik Gratis Disambut Hangat Bupati Grobogan di Pendapa Pemkab

Polres Grobogan Terjunkan Unit K-9, Lokasi Ledakan Petasan di Rumah Kosong Ngraji Purwodadi Aman

Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:54 WIB
header img
Unit K-9 Polres Grobogan di rumah kosong lokasi ledakan petasan di Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.(dok.Humas Polres Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Rumah kosong di Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang menjadi lokasi ledakan petasan dengan dua korban dinyatakan aman.

Untuk diketahui, ledakan petasan yang melukai satu pelajar SMK dan satu siswa SD tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam. Pasca ledakan tersebut Polres Grobogan bergerak cepat melakukan langkah antisipatif.

Keterangan dari Polres Grobogan yang didapat, Jumat (27/3/2026), kepastian rumah kosong telah aman setelah polisi menyisir lokasi kejadian dengan menerjunkan Unit K-9 Sat Samapta.

Tindakan kepolisian tersebut menurut Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Candra Bayu merupakan bagian dari prosedur pengamanan pasca ledakan.

Dengan penyisiran di lokasi Polisi memastikan tidak ada lagi sisa bahan peledak atau petasan yang berpotensi membahayakan masyarakat di sekitar rumah kosong di Desa Ngraji tersebut.

“Unit K-9 kita turunkan untuk sterilisasi di lokasi sehingga dipastikan tidak ada sisa bahan peledak yang masih tertinggal,” jelas AKP Candra Bayu.

Penyisiran lanjutnya, dilakukan secara menyeluruh di area rumah kosong yang menjadi lokasi ledakan, termasuk bagian dalam bangunan hingga area sekitar rumah tersebut.

Unit K-9 dikerahkan untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya material berbahaya yang tidak terlihat secara kasat mata, sehingga potensi risiko dapat diminimalisasi.

“Kami tidak ingin ada kejadian susulan. Oleh karena itu, sterilisasi harus dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

Selama proses penyisiran, petugas juga mengamankan sejumlah sisa material yang diduga berkaitan dengan bahan petasan, seperti serpihan kertas dan kawat yang ditemukan di lokasi.

Polisi memastikan bahwa seluruh area telah diperiksa secara teliti untuk menjamin keamanan lingkungan sekitar, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar TKP.

"Setelah dilakukan penyisiran oleh Unit K-9, Polres Grobogan memastikan bahwa kondisi di lokasi kejadian telah aman dan terkendali," tegasnya.

Ledakan petasan di rumah kosong masuk Desa Ngraji, membuat pelajar SMK berinisial MRN (15) dan MNA (12) siswa SD mengalami luka terkena ledakan petasan sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

AKP Candra Bayu mengimbau masyarakat agar tidak membuat atau menyimpan bahan petasan secara sembarangan, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain dengan bahan peledak atau petasan rakitan, karena risikonya sangat besar,” tandasnya.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut