Innalillahi, Mandi di Embung Jambon Pulokulon, Bocah Laki Laki 13 Tahun Tewas Tenggelam
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Tak bisa berenang, bocah berusia 13 tahun tewas tenggelam saat mandi di embung yang berada di pinggir jalan sawah antara Desa Jambon - Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2026) malam.
Adapun korban yang meninggal dunia menurut keterangan Kapolsek Pulokulon, AKP Danang Esanto, bernama Ikbal Radluloh (13) siswa kelas 6 MI warga Dusun Caluk, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon.
Kejadian bocah laki-laki tenggela bermula ketika korban pada Minggu sekira pukul 11.00 WIB dengan mengendarai sepeda sendirian pergi ke arah embung yang berada di Dusun Plampang, Desa Jambon. Korban saat itu tidak pamit ke orangtuanya.
Ibu korban, Nurkayati yang tidak dipamiti anaknya sekira pukul 16.00 WIB kebingungan karena korban tak kunjung pulang ke rumah. Kemudian ia berusaha mencari keberadaan anaknya, namun tak juga menemukannya. Sehingga ia memberitahu saksi Sunanto (40).
Sekira pukul 17.45 Wib saksi Sunanto yang ikut melakukan pencarian, menemukan sepeda yang ada tobos atau rombongnya di jalan sekitaran embung Dusun Plampang, Desa Jambon yang di duga milik korban.
Selanjutnya setelah mengetahui ada sepeda yang digunakan korban saksi mengecek di sekitaran embung dan menemukan pakaian atasan yang di duga milik korban. Sunanto curiga jika korban bermain di embung tersebut dan tenggelam.
Mengetahui kejadian tersebut Sunanto segera memberitahu ayah kandung korban, Kamidi. Kemudian keduanya bersama warga lainnya mendatangi embung. Kamidi kemudian mencari keberadaan anaknya dengan masuk ke dalam embung.
Tak lama kemudian setelah melakukan pencarian, Kamidi berhasi menemukan jasad anaknya di embung berukuran 15 meter x 15 meter dengan kedalaman 3 meter. Setelah ditemukan jenazah Ikbal kemudian dibawa ke rumah duka.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pulokulon sekira pukul 19.00 WIB. Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mendatangi rumah duka untuk memeriksa jenazah korban.
"Hasil pemeriksaan bersama tim medis, tidak ditemukan penganiayaan, korban meninggal akibat tenggela karena tidak bisa berenang saat mandi diembung," jelas Kapolsek Pulokulon.
Atas kejadian tersebut polisi mengimbau agar masyarakat atau orang tua mengawasi anak-anaknya, jangan sampai bermain di tempat yang berisiko tenggelam jika tidak bisa berenang. Agar kejadian serupa tak terulang.
Editor : Arif F