get app
inews
Aa Text
Read Next : TK Ini Direkom Rintisan Sekolah Kurikulum Kemaritiman, Bunda Paud Jepara Dorong Peningkatan Mutu

Kisah Ozi, Pekerja Migran Asal Jepara, Terpaksa Pulang dari Jepang Karena Idap Kanker Langka

Senin, 02 Maret 2026 | 22:19 WIB
header img
Pekerja migran Indonesia di Jepang Muhammad Roziqin tiba di RSUP Kariadi Semarang untuk menjalani perawatan intensif terkait kanker ganas yang diidapnya, Senin (2/3).

SEMARANG, iNewsMuria id - Pekerja migran Indonesia di Jepang harus pulang ke tanah air dalam keadaan terbaring. Raungan sirine ambulan menyambut kedatangan warga Desa Kuanyar RT 1 RW 1 Kecamatan Mayong Jepara ini di Bandara Soekarno Hatta, Senin, (2/3/2026), dilanjutkan perjalanan menuju RSUP dr. Kariadi Semarang.

Dalam perawatan di Semarang, Ozi sapaan akrabnya bercerita tentang apa yang ia alami. Ia menceritakan, mulanya dirinya mengalami kesemutan di beberapa bagian tubuh, bukan kesemutan biasa tapi dalam jangka waktu yang lama.

"Dari gejala itu, saya kemudian lapor ke perusahaan. Pihak perusahaan di Jepang sangat baik dan menemani pengobatan saya dari awal sampai pulang," ucapnya.

Ozi menjelaskan, apa yang ia alami bukan merupakan kondisi yang biasa. Ia bahkan mengaku hingga 3 kali berpindah rumah sakit untuk mengetahui apa yang sebenarnya ia alami.

Kemudian Ozi melakukan tindakan MRI Scan di sebuah rumah sakit di wilayah Okinawa, Jepang. Usai tindakan tersebut ditemukan adanya tumor di 5 titik, 2 di leher, 1 di kepala, dan 2 di tulang belakang.

"Tapi dokter di sana juga masih belum tahu ini kanker jenis apa, sehingga diambil sampel dan dikirim ke Rumah Sakit yang ada di Tokyo. Baru diketahui kalau ini kanker langka berjenis Kanker Sarkoma," kata Ozi.

Di Jepang, Ozi juga mendapatkan perawatan intensif, bahkan pimpinan (kaichou) perusahaan ia bekerja setiap hari datang menjenguk dan memantau perkembangan kesehatannya. Ia tampak berkaca-kaca menceritakan kebaikan pimpinannya, bahkan Ozi bercerita bahwa dirinya sudah dianggap sebagai anak sendiri.

Dari perawatan tersebut, Ozi menjelaskan bahwa penyakit yang diidapnya sangat langka dan susah disembuhkan karena di beberapa bagian ada sel kanker yang melilit jaringan saraf dan di sela-sela tulang.

"Karena itu Kaichou saya menyarankan untuk pulang, bertemu keluarga. Siapa tau di Indonesia ada keajaiban, nanti kalau sembuh saya diminta untuk kembali ke sana lagi," ujarnya.

Ozi menyayangkan sejumlah berita lokal Jepara yang menyebutkan pihak Jepang tidak memberikan penanganan yang baik. Menurutnya apa yang dilakukan Jepang dan perusahannya sangat baik dan penuh perhatian.

"Apa yang saya minta pasti dipenuhi, dan mengawal hingga awal sampai kepulangan. Bahkan kaichou saya juga mengantar sampai Jakarta, ketika saya pulang perawat di rumah sakit Jepang juga memberikan perpisahan," tandasnya.

Ozi berharap agar media tidak menyebarkan informasi yang tidak benar. Sehingga hubungan yang telah terjalin, baik dirinya pribadi dengan perusahaan maupun Indonesia dan Jepang dapat terus terjaga tanpa mengecewakan salah satu pihak. 

Kepulauan Ozi tak lepas dari gerak cepat Pemerintah Kabupaten Jepara. Upaya pemulangan ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi antara Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) serta Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (DiskopUKMnakertrans) Jepara.

Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsospermasdes Jepara, Iman Bagus Sesulih, menjelaskan bahwa langkah ini diambil segera setelah informasi mengenai kondisi Ozi diterima pada 9 Februari lalu.

"Dari berita itu viral pada 9 Februari mendapat perhatian langsung dari Pak Bupati, dan beliau mengutus kami untuk langsung melakukan assesment ke keluarga yang bersangkutan, dan ke pemerintah desa," ucapnya.

​Iman menambahkan, pihaknya juga menggandeng PMI dan Baznas untuk membantu biaya perjalanan pasien dari Jakarta ke Semarang serta memberikan santunan bagi keluarga. Selain bantuan logistik, pemerintah daerah memastikan kepesertaan jaminan kesehatan Ozi tetap aktif dan memberikan pendampingan psikososial bagi keluarga.

​"Alhamdulillah sudah tiba ke tanah air dan langsung ditangani oleh RSUP dr. Kariadi," tandas Iman.

​Di sisi lain, DiskopUKMnakertrans Jepara berperan aktif menjalin komunikasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang mengirimkan Ozi, serta berkoordinasi dengan Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, BP3MI, KBRI di Jepang, dan KJRI Osaka guna mempercepat proses administrasi pemulangan.

​Pihak keluarga menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah daerah. Yazid Ghufron, kakak kandung Ozi, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang diberikan.

​"Terima kasih Pak Bupati atas bantuannya, semoga adik saya cepat pulih dan dapat berkumpul dengan keluarga seperti sedia kala," harapnya. (*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut