Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Mau Papua Ditanami Sawit Hingga Tebu Jadi Sumber Swasembada BBM dan Pangan
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo di Sidang PBB: Dunia Jangan Cuma Diam Lihat Pembantaian di Gaza!

Rabu, 24 September 2025 | 05:37 WIB
  • author Fitri Mulia
Prabowo di Sidang PBB: Dunia Jangan Cuma Diam Lihat Pembantaian di Gaza!
Presiden RI Prabowo Subianto mengguncang panggung diplomasi internasional dengan pidato berani di Sidang Majelis Umum PBB

NEW YORK, iNewsMuria - Presiden RI Prabowo Subianto mengguncang panggung diplomasi internasional dengan pidato berani di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York. Dengan tegas ia mendesak dunia internasional untuk tidak lagi berdiam diri menyaksikan penderitaan rakyat Gaza yang telah berlangsung di depan mata.

 

"Kita harus bertindak sekarang. Perdamaian dan kemakmuran harus menjadi hak semua orang, bukan hanya segelintir pihak," seru Prabowo di hadapan para pemimpin dunia, Selasa (23/5/2025).

 

Pidato ini menempatkannya sebagai Presiden ketiga yang mendapat kehormatan berbicara setelah Presiden Brasil dan AS. Prabowo menyoroti kepiluan yang dialami warga sipil tak berdosa yang masih menangis meminta pertolongan.

 

"Siapa yang akan menyelamatkan mereka? Jutaan orang menghadapi bahaya saat ini, sementara kita duduk di sini," tandasnya.

 

Kepala negara menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi kelaparan dan trauma yang menghantui warga Gaza. Ia menegaskan bahwa kerusakan fisik dan psikologis yang terjadi merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak bisa diabaikan.

 

Prabowo juga mempertanyakan komitmen komunitas internasional dalam menegakkan keadilan. "Apakah kita akan tetap diam melihat penderitaan ini?" tanyanya kepada seluruh delegasi yang hadir.

 

Prabowo menekankan bahwa hanya melalui persatuan bangsa-bangsa yang kuatlah dunia dapat membangun tatanan yang lebih adil. Ia menyerukan solidaritas global untuk memastikan kaum lemah terlindungi dan mendapat keadilan yang pantas.

 

Pidato bersejarah ini disampaikan dalam sesi general debate yang mengusung tema "Better Together", mengukuhkan posisi Indonesia sebagai juru bicara negara berkembang yang konsisten membela isu kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Editor: Arif F

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut