Presiden Prabowo Beri Keterangan Pers Terkait Kerusuhan Bersama Para Ketua Parpol Tanpa Gibran

JAKARTA,iNewsMuria.id-Presiden Prabowo Subianto memberi keterangan pers kepada wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (31/8/202), terkait kondisi politik belakangan ini, bersama para pimpinan partai politik.
Tampak dalam acara itu, ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, ketua umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, ketua umum PAN Zulkifli Hasan, ketua umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan ketua umum PKB Muhaimin Iskandar serta para pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI.
Sebelum menyampaikan konferensi pers, Presiden Prabowo melakukan pertemuan tertutup ersama para pimpinan parpol tersebut. Tapi anehnya, wakil Presiden Gibran Rakabuming tidak tampak dalam konferensi tersebut.
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo memastikan suara rakyat didengar dan ditindaklanjuti pemerintah. Menurut Prabowo, pemerintah menghormati aspirasi murni masyarakat yang disampaikan secara damai.
Namun demikian, presiden menekankan agar masyarakat tetap tenang dan percaya kepada pemerintah dalam menghadapi dinamika nasional. Kepala Negara menegaskan bahwa semua partai politik, baik yang berada di dalam koalisi maupun di luar pemerintahan, sepakat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Saudara-saudara sekalian, saya minta sungguh-sungguh seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah, untuk tenang, pemerintah yang saya pimpin, dengan semua partai politik termasuk partai yang di luar pemerintahan, kami bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa, termasuk rakyat yang paling kecil, rakyat yang paling tertinggal,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah menghormati aspirasi murni masyarakat yang disampaikan secara damai. Ia juga menegaskan bahwa setiap tuntutan yang disampaikan dengan baik akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti oleh pemerintah.
“Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi yang murni dan tuntutan dengan baik dan dengan damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti,” ucapnya.
Selain itu, Presiden Prabowo juga meminta DPR untuk membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat, mahasiswa, dan berbagai kelompok sipil. Menurutnya, penyampaian aspirasi langsung kepada wakil rakyat akan membantu memperkuat jalur komunikasi politik.
“Saya juga akan meminta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, tokoh-tokoh dari kelompok-kelompok yang ingin menyampaikan aspirasinya supaya bisa diterima dengan baik dan langsung berdialog,” jelasnya.
Presiden Prabowo pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas bangsa. Kepala Negara turut menegaskan kembali pentingnya menjaga persatuan nasional dengan semangat gotong royong.
“Mari kita jaga persatuan nasional, Indonesia di ambang kebangkitan. Jangan sampai kita terus diadu domba, suarakan aspirasi dengan baik dan damai, tanpa merusak, tanpa kekerasan, tanpa penjarahan, tanpa kerusuhan, tanpa perbuatan yang merugikan fasilitas umum,” ujar Presiden.(*)
Editor : Arif F