Masa Arus Balik Lebaran, 94.838 Penumpang Berangkat Dari Stasiun di Daop 4 Semarang

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Tiga hari periode arus balik Lebaran 2025, hingga Jumat (4/4/2025) sebanyak 94.838 penumpang diberangkatkan dari stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.
"Sebanyak 94.838 penumpang atau rata-rata 31.613 penumpang per hari yang telah diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang ke berbagai daerah," jelas Manager Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo, Jumat (4/4/2025).
Penumpang sebanyak itu, lanjut Franoto, berangkat dari sejumlah stasiun yang ada di wilayah Daop 4 Semarang. Salah satunya dari Ngrombo, Toroh, Grobogan sebanyak 4.467 penumpang.
Untuk jumlah keberangkatan tertinggi, sambungnya, berada di stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dengan jumlah keberangkatan sebanyak 23.291 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol sejumlah 17.704 penumpang.
Kemudian, tambah Manager Humas KAI Daop 4 Semarangm Stasiun Tegal 14.688 penumpang, Stasiun Pekalongan 11.794 penumpang, Stasiun Pemalang 6.361 penumpang, Stasiun Cepu 6.208 penumpang.
Franoto Wibowo menyampaikan bahwa dalam periode 3 hari tersebut, keberangkatan penumpang tertinggi terjadi pada Kamis, 3 April 2025 atau H+2 lebaran kemarin.
“Dengan jumlah keberangkatan penumpang mencapai angka 33.167 penumpang di stasiun wilayah Daop 4 Semarang,” kata Franoto dalam keterangan tertulisnya.
Dikatannya, untuk keberangkatan penumpang pada Jumat (4/4/2025) juga diperkirakan masih tinggi. Diprediksi ada sekira 31.000 penumpang yang akan diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
Sedangkan untuk kedatangan penumpang, selama periode 3 hari masa arus balik lebaran ini, di stasiun wilayah Daop 4 Semarang masih kedatangan pemudik sebanyak 89.476 penumpang atau rata-rata 29.825 penumpang per hari.
Franoto memperkirakan berdasarkan tren perjalanan, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu, (6/4/2025) atau H+5 dengan jumlah keberangkatan diperkirakan 34.000 penumpang.
“Meskipun puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal itu, data menunjukkan bahwa banyak pelanggan memilih untuk kembali lebih awal guna menghindari lonjakan penumpang,” ujar Franoto.(*)
Editor : Arif F