GROBOGAN,iNewsMuria.id - Semangat gotong royong kembali digelorakan di Kabupaten Grobogan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA. 2026 digelar di Desa Pepe, Kecamatan Tegowanu.
Program yang melibatkan Pemkab Grobogan, Kodim 0717 Grobogan, Kecamatan, Desa hingga warga Desa Pepe tersebut akan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan dimulai Rabu (22/4/2026).
Mewakili Bupati Grobogan, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kurnia Saniadi, bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Grobogan serta berbagai pejabat terkait. Tahun ini, TMMD Sengkuyung mengusung tema strategis: "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa".
Dalam amanat tertulis Bupati yang dibacakan oleh Kurnia Saniadi, ditegaskan bahwa TMMD merupakan program unggulan yang menyinergikan TNI dengan Pemerintah Daerah guna mengakselerasi pembangunan di pedesaan.
"TMMD Sengkuyung telah menjadi bagian dalam upaya merawat, mengikat, dan melestarikan kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita saat ini," ujar Kurnia Saniadi.
Lebih lanjut, program ini menggunakan sistem perumusan pembangunan berjenjang (bottom-up) dari level desa hingga kabupaten. Tujuannya jelas untuk memenuhi aspek kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pertahanan negara.
Dimulainya program ini ditandai secara simbolis dengan penandatanganan naskah serah terima oleh Dandim 0717/Grobogan bersama Asisten 1, serta pemukulan gong.
Adapun target pembangunan yang akan dilaksanakan dalam TMMD kali ini meliputi dua dimensi utama. Yakni sasaran fisik, pengecoran jalan sepanjang 600 meter, rehabilitasi mushala, poskamling masing-masing 1 unit dan jambanisasi 5 unit.
Selain itu juga ada saran program non fisik yang meliputi, penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba dan Kamtibmas. Penyuluhan bidang kesehatan dan keagamaan.
Melalui sinergi ini, lanjutnya, diharapkan fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat Desa Pepe dapat segera terpenuhi, sekaligus membangkitkan kembali semangat kolektifitas antar elemen masyarakat.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
