Mantap! Perwakilan BTS Korea Selatan Bahas Hibah Teknologi Keselamatan Lalu Lintas di Grobogan

Arif Fajar
Perwakilan Beomho Teknologi Service (BTS) Korea Selatan bertemu Sekda dan Kepala Bapperida Grobogan bahas program hibah teknologi Smart City, Kamis (5/2/2026). (Instagram Sekda Grobogan)

GROBOGAN, iNewsMuria.id  –  Pemerintah Kabupaten Grobogan serius membangun keselamatan lalu lintas dengan menggunakan teknologi dengan program hibah dengan perusahaan dari Korea Selatan.

Guna mematangkan kerja sama dan mematangkan konsep keselamatan berlalu lintas pada progam hibah K-City Network Global Coorperation, perwakilan Beomho Teknologi Service (BTS) datang ke Kabupaten Grobogan.

Perwakilan BTS sebuah perusahaan teknologi asal Korea Selatan, bertemu langsung dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Anang Armunanto dan jajaran pejabat Pemkab, Kamis (5/2/2026).

Kehadiran tim dari Korea Selatan tersebut bertujuan untuk membahas implementasi teknologi canggih guna mengatasi berbagai persoalan daerah, salah satunya adalah keselamatan lalu lintas.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari program K-City Global Network, sebuah inisiatif Pemerintah Korea Selatan untuk mengglobalisasikan teknologi Smart City mereka.

Pemkab Grobogan konsen pada pengembangan kota cerdas (smart city). Peluang hibah teknologi tersebut disikapi dengan menyusun proposal hibah internasional ke Pemerintah Korea Selatan.

Salah satunya adalah penerapan sistem Smart Traffic Safety. Teknologi ini diprioritaskan, mengingat angka kecelakaan di Kabupaten Grobogan membutuhkan perhatian serius.

Delegasi dari BTS yang terdiri dari Direktur, ahli IT, dan ahli lalu lintas tersebut dijadwalkan berada di Kabupaten Grobogan selama tiga hari. Mereka akan melakukan validasi data dan pengecekan langsung ke lapangan.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Anang Arumunanto didampingi Kepala Bapperida Grobogan Afi  Wildani berdiskusi dengan tim BTS terkait penguatan hal tersebut.

Tim akan mengecek langsung titik-titik blackspot atau area rawan kecelakaan, guna mengetahui penyebab utama secara teknis untuk dicarikan solusi berbasis teknologi.

Pembahasan titik rawan kecelakaan kembali dibahas agar gagasan yang diusulkan dalam proposan tetap sesuai dengan kondisi lapangan di Kabupaten Grobogan.

Sebelum kunjungan dilakukan, Pemkab Grobogan dan tim ahli Korea Selatan telah melakukan diskusi intensif secara daring untuk mempertajam detail program agar tepat sasaran.(*)

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network