PEMALANG,iNewsMuria.id - Bencana alam tanah longsor di Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menyebabkan dua orang meninggal tertimbun longsor.
Setelah korban pertama ditemukan, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kembali berhasil menemukan keberadaan jasad H (68), yang merupakan korban kedua bencana alam tanah longsor, pada Jumat (30/1/2026) siang.
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, tim SAR gabungan dalam pencarian hari itu berhasil menemukan keberadaan jasad korban yang tertimbun di salah satu titik tanah longsor.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke rumah duka," kata Kapolres Pemalang dalam keterangannya kepada media.
Dalam pencarian korban tanah longsor lanjut Kapolres Pemalang, tim SAR gabungan berasal dari Polres Pemalang, Brimob, Unit K9, TNI, BPBD, Basarnas, relawan dan pemerintah setempat.
"Usai mengevakuasi korban, tim SAR gabungan melanjutkan penyisiran, untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun tanah longsor," kata Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia.
Setelah memastikan tidak ada korban lagi, Kapolres Pemalang mengatakan, pencarian korban tanah longsor di Kecamatan Watukumpul resmi dihentikan dan ditutup pada Jumat sore.
Pada kesempatan itu, Kapolres Pemalang menyampaikan duka cita mendalam, atas bencana alam tanah longsor di Watukumpul, Pemalang yang menimpa dua orang korban, H (68) dan anaknya A (40).
"Doa kami menyertai para korban, semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan," ujar Kapolres Pemalang.
Untuk diketahui, bencana alam tanah longsor di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, terjadi pada Minggu (25/1/2026). Ada dua orang yang diinformasikan hilang dalam kejadian tersebut.
Dua korban tersebut merupakan ayah dan anaknya, yakni H (68) dan anaknya A (40). Saat kejadian kedua korban sedang berada di sawah, hingga mereka hilang tertimbun tanah longsor.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan pencarian di lokasi tanah longsor. Pada Senin (26/1/2026), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban A dari timbunan materian longsor.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
