SEMARANG,iNewsMuria.id-KAI Wisata menghadirkan wajah baru pariwisata berbasis heritage dengan menghadirkan wisata perahu di Dermaga Stasiun Tuntang yang menghadirkan pengalaman menyusuri perairan rawa pening dengan nuansa estetik dan romantis.
Konsep perahu ala Korea dipilih untuk memberi sentuhan visual dan pengalaman unik sehingga mampu menarik generasi muda dan wisatawan, baik lokal maupun internasional, yang menyukai wisata berbasis budaya dan fotografi.
"Wisata perahu di Dermaga Stasiun Tuntang menjadi bagian dari strategi experience-based tourism yang kini semakin diminati," kata Corporate Branding & Communication KAI Wisata Riesta Junianti dalam siaran pers.
KAI Wisata ingin menjadikan Stasiun Tuntang sebagai destinasi heritage yang hidup bukan hanya dilihat tetapi juga dirasakan. "Wisata perahu ini menghadirkan pengalaman yang instagramable, romantis, sekaligus sarat makna sejarah, sehingga dapat menarik wisatawan lokal hingga mancanegara," kata dia.
Wisata perahu di Dermaga Stasiun Tuntang ini dihadirkan untuk menarik minat wisatawan lokal, luar kota, hingga wisatawan mancanegara, sekaligus memperkuat posisi Stasiun Tuntang sebagai stasiun heritage bersejarah yang patut dibanggakan dan menjadi saksi penting perjalanan sejarah perkeretaapian Indonesia.
Kehadirannya juga memperkuat storytelling Stasiun Tuntang sebagai saksi sejarah transportasi dan perjalanan bangsa, sekaligus membuka peluang promosi pariwisata Jawa Tengah ke tingkat internasional.
"Kegiatan perahu ini dibuka mulai pukul 9 pagi sampai 4 sore dengan tarif Rp 15.000 dengan durasi selama 20 menit membawa penumpang dengan kapasitas 5 orang," jelasnya.
VP Corporate Secretary KAI Wisata Otnial Eko Pamiarso mengatakan, kehadiran wisata perahu PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) selaku pengelola kawasan Stasiun Tuntang berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia melalui program CSR.
Melalui dukungan CSR PT KAI dan pengelolaan oleh KAI Wisata menghadirkan wisata perahu ini sebagai simbol sinergi induk dan anak perusahaan untuk mengangkat nilai sejarah menjadi pengalaman wisata yang menarik, edukatif, dan bernilai ekonomi. Stasiun Tuntang bukan hanya stasiun kereta tetapi juga situs sejarah nasional.
“KAI Wisata bersama PT KAI Persero berharap inisiatif ini dapat menjadi magnet baru pariwisata, meningkatkan kunjungan, serta menguatkan citra Stasiun Tuntang sebagai ikon heritage nasional yang membanggakan di mata dunia," kata Otnial.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
