Ini 17 Nama Calon Komisioner Baznas Jepara, Ada Mantan Sekda, KPU Hingga Eks Kepala Kemenag

muhammad olies
Pekerja membangun rumah layak huni yang dibiayai oleh Baznas Jepara, baru-baru ini.

JEPARA, iNewsMuria.id- Sebanyak 17 nama dinyatakan lolos seleksi administrasi Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Jepara periode 2026-2031. Latar belakang belasan nama tersebut beragam, mulai dari mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, eks KPU hingga bekas Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) di Kota Ukir.

Belasan nama tersebut lolos seleksi pansel yang terdiri dari Ratib Zaini (unsur Pemkab Jepara) sebagai Ketua, dan dua anggotanya yakni Akhsan Muhyiddin (Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jepara) dan Prof. Abdul Djamil (Rektor Unisnu – unsur profesional dan tokoh agama).

"Keputusan tim bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat," tulis pengumuman yang ditandatangani Ketua Pansel Calon Pimpinan Baznas Jepara periode 2026-2031, Ratib Zaini, dikutip Jumat (16/1/2026).

Sebanyak 17 nama yang dinyatakan lolos seleksi administrasi ini adalah Musaid, Siti Kumaidah, Zamroni, Ali Maftuh, Muntoko, Nanang Niamillah, Muh Abdullah, Saifudin, M Nasrullah Huda, Muh Habib, Jamaludin, Kusdiyanto, Sholih, Aini Mahmudah, Mustamir, Deni Fatmi dan Ali Masyhuri.

Belasan nama yang dinyatakan lulus administrasi akan mengikuti test kompetensi antara lain Computer Assisted Test (CAT) pada hari Senin 19 Januari 2026 di Laboratorium Unisnu Jepara. 

Selain itu juga penulisan makalah dan wawancara pada hari Selasa 20 Januari 2026 di Ruang Rapat Gedung Bersama Pemkab Jepara.

"Pansel kemudian memilih 10 calon yang akan disampaikan ke Bupati untuk selanjutnya dimintakan rekomendasi dan SK ke Baznas RI melalui Baznas Jawa Tengah untuk mendapatkan nama 5 pimpinan Baznas Kabupaten Jepara periode 2026 - 2031," tandas Ratib Zaini.

Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso berharap Baznas Jepara lima tahun mendatang dipimpin oleh figur-figur yang memiliki visi, kompetensi, serta komitmen dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, berperan strategis dalam upaya pemberdayaan umat, penanggulangan kemiskinan, serta membangun keadilan sosial.

"Hal ini penting agar lembaga Baznas tetap relevan dengan nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan dan sekaligus masih dipercaya publik," tandasnya.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network