11 Pelajar Terjaring Razia Oleh Satpol PP Grobogan Saat Nongkrong di Sejumlah Lokasi Pas Jam Sekolah

Arif Fajar
Dua pelajar terjaring razia yang digelar Satpol PP Grobogan di sejumlah lokasi di Kota Purwodadi, Kamis (15/1/2026). (dok.Satpol PP Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Anggota Satpol PP Grobogan merazia sejumlah pelajar dari beberapa sekolah yang asyik nongkrong di sejumlah lokasi saat jam belajar sekolah, Kamis (15/1/2026).

Menurut Kepala Satpol PP Grobogan Teguh Prijadi melalui Sekretaris Kantor Satpol PP Sudarmanto, langkah anggota merazia sejumlah pelajar tersebut sebagai tindak lanjut laporan dari masyarakat.

"Ada laporan dari masyarakat jika ada sejumlah pelajar yang nongkrong dan dirasa mengganggu lingkungan, padahal saat itu masih jam sekolah," ujar Sudarmanto ketika ditemui seusai razia.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpol PP Tidak langsung melakukan razia, namun sejumlah anggotanya dengan menggunakan pakaian preman (tidak seragam) memantau lokasi.

Dari pemantauan bahkan anggota Satpol PP yang tidak berseragam sempat berbincang dengan pelajar yang membolos, ada beberapa lokasi yang sering buat nongkrong saat membolos.

Seperti di Hutan Kota, belakang Lapas Purwodadi, Taman Kunline, di belakang salah satu SMK. Setelah anggota Satpol PP memastikan benar ada para pelajar yang membolos, baru dilakukan razia.

"Hasilnya anggota Satpol PP Grobogan berhasil menjaring 11 pelajar, tiga diantaranya pelajar putri. Mereka setelah didata berstatus pelajar SMK, MTs dan MA," jelas Sudarmanto.

Sebenarnya, lanjut Sekretaris Kantor Satpol PP, jumlah pelajar yang sedang nongkrong saat jam belajar sekolah cukup banyak. Namun sebagian berhasil kabur saat tahu anggota Satpol PP datang.

Dari pengakuan beberapa pelajar yang membolos dan sedang merokok di Hutan Kota Purwodadi, mereka berada di lokasi tersebut sedang istirahat. Namun, petugas tidak mempercayainya.

"Setelah itu, 11 pelajar yang terjaring razia kita kembalikan ke sekolah masing-masing agar mendapat pembinaan sehingga tidak mengulang lagi," tutur Sudarmanto.

Kegiatan razia pelajar membolos tersebut, sambungnya, mendapat apresiasi dari masyarakat dan dukungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV yang membawahi SMA, SMK.

Ditambahkannya, bahwa apa yang dilakukan anggota Satpol PP dengan merazia pelajar yang membolos sebagai upaya menyelamatkan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.(*)

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network