Bupati Grobogan dan Forkompimda Nekat Turun Bersihkan Sungai, Upaya Kurangi Risiko Banjir
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Menjelang musim hujan, Pemkab Grobogan tak mau tinggal diam untuk melakukan kegiatan yang diharapkan mampu mengurangi risiko bencana terutama banjir di Kabupaten Grobogan.
Bahkan Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama jajaran Forkopimda nekat turun langsung dan kotor-kotoran untuk bersama-sama membersihkan Sungai Kuripan di Nglejok, Purwodadi, Jumat (23/10/2026).
Aksi gotong royong ini diikuti Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani, Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama, Sekda Anang Armunanto, hingga Kepala Kalak BPBD Wahju Tri Darmawanto.
Tak ketinggalan Danramil Purwodadi Kapten Inf Miftahul Huda, para kepala dinas, anggota TNI/Polri, relawan, PMI, hingga Santri Tanggap Bencana turut masuk ke sungai mengangkat sampah dan tanaman yang menyumbat aliran air di bawah jembatan dekat RS Sekar Laras.

Bupati Setyo Hadi menjelaskan, berdasarkan prediksi BMKG, wilayah Grobogan akan memasuki musim penghujan pada November 2026. Kerja bakti ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah ancaman banjir.
“Potensi bencana banjir sudah di depan mata. Sungai dan drainase itu jalur air, bukan tempat sampah. Mari kita ubah kebiasaan buruk membuang sampah ke sungai,” ujar Bupati Setyo Hadi di lokasi.
Bupati mengingatkan bahwa urusan mencegah banjir adalah tanggung jawab bersama. Ia berharap aksi ini tidak sekadar jadi kegiatan musiman, tetapi tumbuh menjadi budaya menjaga lingkungan di seluruh penjuru Grobogan.
“Kegiatan hari ini bisa jadi momentum awal dari gerakan yang lebih besar, masif, dan berkelanjutan di seluruh pelosok Kabupaten Grobogan. Ini harus menjadi budaya, bukan kegiatan musiman,” tandas Bupati.
Sementara itu, Kalak BPBD Grobogan Wahju Tri Darmawanto menambahkan, aksi bersih sungai ini merupakan puncak rangkaian Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2026 yang dilaksanakan sejak awal Oktober.
BPBD Grobogan, lanjut Wahju, sudah melakukan berbagai persiapan mulai dari edukasi ke sekolah-sekolah hingga diskusi kelompok untuk memetakan pencegahan banjir.
"Melalui aksi nyata ini, jajaran pemerintah daerah berharap dapat memotivasi masyarakat agar tergerak untuk makin peduli dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar mereka," tambah Kalak BPBD Wahju.
Editor: Arif F